Massa dari berbagai daerah yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia (TMI) menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat pagi.

Mereka datang untuk mendukung kebijakan kerakyatan Presiden Prabowo Subianto.

in1

>>> Gubernur Bobby Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

Aksi tersebut diikuti oleh petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, mahasiswa, buruh, pemuda, dan tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.

Para peserta membawa spanduk, poster, dan bendera organisasi. Mereka secara bergantian menyampaikan pernyataan sikap dari atas mobil komando.

Dukungan untuk Program Kerakyatan

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyatakan dukungan diberikan karena program pemerintah dinilai menyentuh kepentingan rakyat.

Sektor pertanian, ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial menjadi perhatian utama.

"Kami menyatakan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat," kata Don. Ia menambahkan komitmen untuk mengawal pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Don menegaskan aksi ini bukan tandingan terhadap kelompok tertentu. Tujuannya murni menyampaikan aspirasi dan pengalaman masyarakat desa yang merasakan manfaat program pemerintah.

>>> RUPST KSEI Kembali Angkat Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama

"Kami hanya ingin memberitahukan bahwa warga desa sangat puas dengan berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto," ungkap Don.

Ia juga mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas mafia pangan, pupuk, tanah, dan impor. Praktik tersebut dinilai merugikan rakyat dan menghambat pelaksanaan program.

Selain itu, Don mendorong penguatan ekonomi desa melalui peningkatan produktivitas pertanian, perikanan, peternakan, dan UMKM. Pembangunan infrastruktur pendukung di pedesaan juga diminta.

Isu reforma agraria turut disuarakan. Massa meminta pemerintah segera membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria untuk menangani konflik lahan.

Don mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Menurutnya, kondisi aman dan kondusif penting untuk pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan investor.

"Jangan sampai perbedaan pandangan memecah persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa," tegas Don. Ia juga meminta DPR RI menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap program kerakyatan.

>>> BI Rate Naik Dorong Penyesuaian Kupon Obligasi Korporasi

Aksi damai berakhir dalam suasana tertib. Massa membubarkan diri secara teratur setelah menyampaikan seluruh aspirasi dan pernyataan sikap.