PT Aneka Tambang (Antam) kembali menyesuaikan harga emas batangan bersertifikat di gerai Logam Mulia.

Pada Jumat (19/6/2026), harga emas Antam turun Rp30.000 menjadi Rp2.673.000 per gram di Jakarta.

in1

>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75%, Perbankan Bersiap Hadapi Likuiditas Ketat

Penurunan yang lebih tajam terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback merosot Rp67.000 hingga mencapai Rp2.408.000 per gram.

Selisih atau spread antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp265.000 per gram.

Antam selalu menetapkan dua jenis harga, yaitu harga beli dari gerai dan harga buyback saat investor menjual kembali.

Perbedaan harga yang cukup lebar membuat investasi emas batangan lebih cocok untuk jangka panjang. Potensi kenaikan harga di masa depan diharapkan dapat menutup selisih spread dan menghasilkan keuntungan.

>>> Fitur Instagram yang Kirim Notifikasi Saat Screenshot DM

Potensi Laba dan Rugi Investasi Emas Antam

Berdasarkan data historis, investor yang membeli emas pada September 2024 dengan harga Rp1.430.000 per gram kini memiliki potensi untung 68,39% karena harga buyback saat ini Rp2.408.000 per gram.

Sebaliknya, pembelian pada 12 Juni 2026 di harga Rp2.709.000 per gram mengalami potensi rugi 11,11% jika dijual sekarang.

Pembelian pada 19 Desember 2025 di harga Rp2.483.000 per gram juga masih rugi 3,02%.

>>> Misteri Terpecahkan: Burung Perkici Muka Biru Ditemukan Kembali

Investasi emas batangan Antam tetap menjadi pilihan bagi mereka yang berorientasi jangka panjang. Fluktuasi harga harian perlu dicermati untuk menentukan waktu beli dan jual yang tepat.