Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke sejumlah infrastruktur dasar di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu (21/6/2026).

Langkah ini diambil pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut. Pemeriksaan difokuskan pada kelayakan jembatan dan kontinuitas pasokan air bersih.

in1

>>> Real Madrid Bantah Rumor Transfer Michael Olise dari Bayern Munchen

Salah satu titik yang dicek adalah Jalan Alternatif Palolo-Napu, jalur logistik utama yang harus dipastikan aman dilalui.

Dody menegaskan bahwa pemerintah pusat telah bersinergi dengan pemerintah daerah sejak hari pertama bencana.

"Saat ini titik-titik bencana telah ditangani.

Perhatian kami berikutnya adalah memastikan infrastruktur dasar yang digunakan masyarakat setiap hari tetap aman dan berfungsi dengan baik," ujar Dody dalam keterangannya.

Pemeriksaan Jembatan dan Potensi Risiko

Pemeriksaan teknis menyeluruh diinstruksikan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah. Salah satu titik krusial adalah Jembatan Binangga Kenaw di Kecamatan Nokilalaki.

Dody merasakan getaran saat kendaraan melintas di jembatan tersebut. Ia meminta agar kondisi ini segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan teknis demi memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat.

Menurut Dody, aspek psikologis masyarakat sangat bergantung pada ketahanan fisik bangunan publik.

>>> Dua Fase Penting Perkembangan Anak Usia 1 Tahun yang Perlu Diketahui Orang Tua

Jalan retak atau jembatan goyang mungkin terlihat kecil, tetapi sangat penting bagi aktivitas dan rasa aman warga.

Ia meminta jajaran Kementerian PU tidak hanya melihat kerusakan yang tampak, tetapi juga potensi risiko yang dapat menimbulkan kekhawatiran.

Potensi ancaman hidrometeorologi juga ditemukan saat meninjau Jembatan Posu di Desa Sopu. Terdapat cekungan air di hulu sungai yang rawan memicu banjir bandang.

"Ini harus segera dipetakan dan dimitigasi. Kalau ada potensi bahaya, kita harus cek dan antisipasi sejak awal," kata Dody.

Tindak lanjut investigasi lapangan diserahkan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III untuk memetakan mitigasi aliran air.

Dody membandingkan dengan pengalaman di Cilacap, Jawa Tengah, di mana cekungan air yang jebol akibat hujan terus-menerus menyebabkan longsor.

>>> Collazo KO Valdez di Ronde Kedua, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga

Kementerian PU juga memastikan Intake dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamarora di Kecamatan Nokilalaki tetap beroperasi normal untuk menyuplai air bersih selama masa pemulihan.