Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan kawasan Dukuh Atas sebagai simpul transportasi terpadu. Langkah ini bertujuan mengurai kepadatan mobilitas di pusat ibu kota.

Pengembangan tersebut mencakup integrasi layanan pejalan kaki, kereta bandara, dan fasilitas check-in penumpang. Hal ini diumumkan pada Minggu (21/6).

in1

>>> IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham

Kawasan Dukuh Atas selama ini menjadi titik pertemuan berbagai moda transportasi di Jakarta. Dengan pengembangan ini, diharapkan konektivitas kawasan semakin optimal.

Proyek ini ditargetkan menjadi solusi bagi kepadatan mobilitas yang kerap terjadi di pusat kota. Integrasi antarmoda diharapkan memudahkan perpindahan penumpang.

>>> Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Kurangi Penerimaan Negara

Dengan adanya fasilitas check-in penumpang, pengguna kereta bandara tidak perlu lagi repot membawa bagasi jauh-jauh. Layanan pejalan kaki juga akan lebih nyaman dan terintegrasi.

>>> Bupati Natuna: Sekolah Satu Atap solusi pemerataan pendidikan di daerah terpencil

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas transportasi publik. Pengembangan Dukuh Atas menjadi salah satu prioritas untuk menciptakan sistem transportasi yang efisien.