Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia berhasil membawa pulang dua medali dari rangkaian turnamen internasional di Gold Coast, Australia.

Prestasi ini ditorehkan oleh Aziz Hidayat Tumakaka yang meraih medali perunggu di WT President's Cup Oceania 2026 dan medali perak di Australia Open 2026.

in1

>>> Sega Rilis Shinobi: Art of Vengeance untuk Nintendo Switch 2 pada September 2026

Perjuangan Aziz di WT President's Cup Oceania

Pada WT President's Cup Oceania yang berstatus Grade 3 (G3), Aziz tampil impresif di kelas -54 kg.

Ia mengunci medali perunggu setelah mengalahkan wakil Jepang, Ohara Keishin, di babak perempat final.

Namun, langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah dari atlet Amerika Serikat, Gun Youngsuk Ethan.

Atlet Indonesia lainnya, Khavka Zhaviv (kelas -63 kg), hanya mampu melaju hingga babak 16 besar.

Ia sempat menyingkirkan wakil tuan rumah Marthin Jack sebelum dikalahkan Huang Cho Cheng dari Chinese Taipei.

Mhd Raihan Fadhilah juga terhenti di babak 16 besar kelas -80 kg, sementara M Rizal belum berhasil melangkah jauh di nomor Poomsae individual putra.

>>> Dokter Gunakan Dua Metode Pemeriksaan Janin Lewat Prosedur CVS

Sukses di Australia Open 2026

Setelah WT President's Cup, skuad Merah Putih melanjutkan perjuangan di Australia Open 2026 yang berstatus Grade 2 (G2).

Aziz kembali mencatat hasil terbaik dengan menembus babak final. Ia mengalahkan wakil Australia, Chau Nathan, dan menyingkirkan Chau Ngai Long dari Hong Kong di semifinal.

Di partai puncak, Aziz harus mengakui keunggulan taekwondoin Brasil, De Moraes Giovanni Aubin, sehingga ia membawa pulang medali perak.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian para atlet.

Manajer Pelatnas Taekwondo Indonesia, Adhy Ariansyah, menyatakan bahwa partisipasi di dua turnamen ini merupakan bagian penting dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan SEA Games Kuala Lumpur 2027.

>>> Suku Bunga Tinggi The Fed Tekan Harga Emas Global

Selain mengejar prestasi dan menambah jam terbang, keikutsertaan ini juga menjadi momentum untuk memburu poin ranking dunia.