Yayasan Rumah Anak Pancasila menyelenggarakan Festival Anak Pancasila 2026 sebagai wadah pembelajaran dan penguatan karakter kebangsaan bagi anak-anak Indonesia.

Acara ini berlangsung di Alun-Alun Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

in1

>>> Kementerian PU Siapkan Skema Atasi Kubangan Pascagempa di Sigi

Ketua Yayasan Rumah Anak Pancasila, Juan Alexander Wake, menyatakan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini adalah menjaga nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan sosial yang cepat.

"Pancasila bukan hanya narasi atau literatur.

Pancasila adalah lima perasaan yang hidup dalam jiwa bangsa Indonesia, yang mempersatukan kita dalam Persaudaraan, Persatuan, Kebersamaan, Kepedulian, dan Rasa Syukur yang mendalam," ujar Juan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Menurutnya, festival ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan nilai Pancasila pada generasi muda melalui pendekatan sejarah, budaya, dan iman sebagai fondasi pembangun karakter.

>>> Cara Memilih Warna Concealer yang Tepat untuk Menyamarkan Mata Panda

Ia menilai masih banyak anak yang belum memahami sejarah bangsa, para pahlawan, bahkan makna Pancasila itu sendiri.

"Karena itu, Festival Anak Pancasila hadir untuk menghadirkan pengalaman budaya yang mengandung unsur nilai Pancasila sekaligus membangun karakter generasi penerus lewat sejarah dan kesenian," katanya.

Juan juga meyakini pembentukan karakter tidak bisa dilakukan hanya di ruang kelas.

"Diperlukan ruang interaksi yang bhinneka, pengalaman bersama, dan keteladanan, yang mampu menumbuhkan kelima rasa tadi dalam kehidupan anak-anak kita," ujarnya.

>>> Jejak Duka Diandra Resmi Tamat? Lautan Cinta Siap jadi Pengganti

Melalui Festival Anak Pancasila 2026, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia pendidikan, komunitas, dan keluarga untuk bersama menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sadar dan berakar pada identitas kepancasilaan.