Ketahui Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki Agar Tidak Cedera
Pemilihan alas kaki yang tepat sangat penting untuk mendukung aktivitas harian dan olahraga. Namun, masih banyak orang yang keliru membedakan sepatu lari dan sepatu jalan kaki.
Kesalahan dalam memilih jenis sepatu dapat menyebabkan kaki cepat lelah dan meningkatkan risiko cedera. Oleh karena itu, penting memahami karakteristik masing-masing sebelum membeli.
>>> Marc Marquez Kembali Juara di MotoGP Ceko 2026
Beban tubuh saat berlari bisa mencapai 2 hingga 3 kali lipat berat badan normal. Untuk meredam benturan, sepatu lari memiliki bantalan yang lebih tebal dan empuk.
Sebaliknya, sepatu jalan kaki memiliki bantalan lebih tipis namun stabil. Tekanan saat berjalan terdistribusi merata, sehingga fokus utamanya adalah kenyamanan jangka panjang.
Perbedaan juga terlihat pada bagian tumit. Sepatu lari menggunakan desain tumit lebih tinggi untuk menjaga stabilitas saat mendarat dan meminimalkan pronasi berlebih.
Sementara itu, sepatu jalan kaki memiliki tumit lebih rendah. Struktur ini mendukung gerakan menggelinding alami dari tumit ke ujung jari saat melangkah.
Tingkat Fleksibilitas dan Bobot Sepatu
Sepatu lari dirancang lebih responsif untuk memberikan dorongan langkah ke depan secara efisien. Beberapa model bahkan dilengkapi teknologi khusus untuk meningkatkan energi dorongan.
>>> Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
Pada sepatu jalan kaki, kelenturan difokuskan di area depan. Desain ini menunjang pergerakan alami kaki saat jemari mendorong tubuh ke depan.
Bobot juga menjadi pembeda signifikan. Sepatu lari dibuat dari material ringan dengan sirkulasi udara baik agar pelari tidak cepat lelah.
Sebaliknya, sepatu jalan kaki sedikit lebih berat. Produsen mendesainnya demikian untuk mengutamakan stabilitas dan ketahanan pemakaian jangka panjang.
Dampak Penggunaan yang Keliru
Penggunaan sepatu lari untuk berjalan masih tergolong aman karena bantalannya yang mumpuni. Namun, sepatu jalan kaki sangat tidak disarankan untuk berlari.
Struktur sepatu jalan kaki tidak dirancang menahan benturan bertekanan tinggi dari gerakan cepat.
>>> Telkomsel Tanam 2.000 Mangrove di Donggala untuk Mitigasi Bencana
Memaksakan penggunaannya bisa memicu rasa tidak nyaman, kelelahan dini, hingga cedera otot kaki dan nyeri tumit.
Update Terbaru
I.League Hapus Regulasi Wajib Pemain U-23 di Super League
Minggu / 21-06-2026, 22:11 WIB
Google Pajang Doodle Dangdut Rayakan Hari Musik Sedunia
Minggu / 21-06-2026, 22:07 WIB
Pakar IPB Ungkap Penyebab Populasi Kunang-Kunang Menyusut Drastis
Minggu / 21-06-2026, 22:06 WIB
Cara Daftar Program Kualifikasi Akademik S1 dan D4 Guru via SIPKA-GURU
Minggu / 21-06-2026, 22:05 WIB
Polres Jakarta Utara Tahan Selebgram Adam Deni Terkait Kasus Pengrusakan Ruko
Minggu / 21-06-2026, 22:04 WIB
Djarum Foundation Gelar Women Soccer Trilogy 2026 di Kudus
Minggu / 21-06-2026, 22:04 WIB
Gobel Group Siap Kolaborasi Majukan Pariwisata dan Ekonomi Gorontalo
Minggu / 21-06-2026, 21:51 WIB
Iran Tutup Selat Hormuz, Kesepakatan Damai dengan AS Terancam
Minggu / 21-06-2026, 21:48 WIB
Pemerataan Kesejahteraan, Pemerintah Hadirkan Hunian ASN Kejati Papua
Minggu / 21-06-2026, 21:46 WIB
Prancis Targetkan Kemenangan Lawan Irak di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 21:46 WIB
Wapres Gibran Dukung Penguatan Komoditas Pangan Lokal di Papua
Minggu / 21-06-2026, 21:41 WIB
Timnas Jepang Hajar Tunisia 4-0, Peluang Lolos ke Babak Gugur Terbuka
Minggu / 21-06-2026, 21:41 WIB
Penyelenggara Tunda Pengumuman Seleksi Duta SMA 2026 Tahap 2
Minggu / 21-06-2026, 21:40 WIB
Uruguay Bidik Kemenangan Perdana Lawan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 21:37 WIB






