Sepatu lari dan sepatu jalan kaki sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaan ini terletak pada desain, bahan, sol, dan tingkat bantalan.

Menggunakan sepatu yang tidak sesuai dapat membuat kaki cepat lelah dan meningkatkan risiko cedera. Oleh karena itu, penting memahami perbedaan keduanya sebelum membeli.

in1

>>> Telkomsel Tanam 2.000 Mangrove di Donggala untuk Mitigasi Bencana

Perbedaan Utama Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki

Sepatu lari memiliki bantalan yang lebih tebal dan empuk.

Hal ini untuk meredam benturan kuat saat kaki menghantam tanah, karena saat berlari beban tubuh bisa mencapai 2–3 kali berat badan.

Sementara itu, sepatu jalan kaki memiliki bantalan yang lebih tipis dan stabil. Tekanan saat berjalan lebih ringan dan terdistribusi merata, sehingga fokus utamanya adalah kenyamanan jangka panjang.

>>> Wamenpar Ingatkan Pelaku Wisata Dieng: Keselamatan Prioritas di Tengah Lonjakan Turis

Perbedaan juga terlihat pada desain tumit.

Sepatu lari biasanya memiliki tumit yang lebih tinggi untuk memberikan dukungan saat berlari, sedangkan sepatu jalan kaki memiliki tumit yang lebih rendah dan rata.

Sol sepatu lari juga lebih fleksibel dan memiliki pola yang mendukung gerakan maju. Sebaliknya, sol sepatu jalan kaki lebih kaku dan memberikan stabilitas saat berjalan.

>>> OJK NTB Tetapkan Kakao sebagai Komoditas Prioritas Ekonomi Daerah

Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat memilih sepatu yang sesuai dengan aktivitas. Pastikan untuk selalu mencoba sepatu dan mempertimbangkan kenyamanan sebelum membeli.