Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak ke zona hijau pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Sentimen domestik dan evaluasi MSCI menjadi katalis positif.

Secara teknikal, IHSG bertahan di atas MA20 dengan indikator MACD yang menguat. Hal ini menandakan tren penguatan masih berlanjut.

in1

>>> Pemerintah Siapkan Skenario Uji Coba Tol Tanpa Berhenti MLFF

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berpeluang menguji rentang 6.476 hingga 6.577.

Sentimen Positif dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

Evaluasi MSCI, stabilitas rupiah, dan prospek perdamaian AS-Iran menjadi angin segar bagi pasar. Namun, aliran dana keluar investor asing masih membayangi.

Herditya mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap outflow year to date yang dapat menekan IHSG.

>>> Sekata Kopi Terapkan Konsep Rumah Kedua untuk Hadapi Persaingan Ketat

3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau

MNC Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang menarik dicermati pada awal pekan ini. Berikut proyeksi area harganya:

EMAS diproyeksikan bergerak di rentang 7.975 hingga 8.475. ESSA diperkirakan berada pada kisaran 710 hingga 765.

>>> Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026

GGRM masuk dalam radar dengan rentang pergerakan 17.125 hingga 17.300. Investor disarankan disiplin menerapkan batas risiko.