Petinju Puerto Rico, Oscar Collazo, berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkannya setelah meng-KO Neider Valdez di Frontwave Arena, California, Amerika Serikat, Minggu (16/5/2026) WIB.

Collazo menjatuhkan Valdez tiga kali di ronde kedua sebelum wasit menghentikan pertandingan.

in1

>>> Dieng Caldera Race 2026 Diikuti 2.000 Peserta, Perputaran Uang Capai Rp20 Miliar

Sejak awal, Collazo tampil dominan dengan tekanan tinggi. Pukulan kiri lurusnya kerap menembus pertahanan Valdez.

Pada ronde pertama, Valdez lebih banyak bertahan dan bergerak mundur. Memasuki ronde kedua, serangan Collazo semakin ganas.

Rentetan pukulan keras membuat Valdez jatuh tiga kali. Wasit pun memutuskan mengakhiri laga karena Valdez tak mampu memberikan perlawanan.

Kemenangan ini membuat rekor Collazo menjadi 13-0 (10 KO). Sementara Valdez turun menjadi 15-3 (11 KO).

>>> 3 Sunscreen Murah di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Ramah Kantong

Gelar WBA Tidak Dipertaruhkan

Meski menang gemilang, pertarungan ini tidak dianggap sebagai pertahanan gelar juara dunia kelas minimum WBA milik Collazo.

WBA sebelumnya menyatakan tidak mengesahkan laga perebutan gelar karena Valdez tidak masuk peringkat resmi organisasi.

Penantang awal, Joey Canoy dari Filipina, batal tampil akibat masalah visa. Promotor kemudian menunjuk Valdez sebagai pengganti dengan waktu terbatas.

>>> Van Dijk Minta Belanda Fokus ke Laga Selanjutnya Usai Bantai Swedia

Berdasarkan regulasi WBA, petinju harus memenuhi syarat tertentu untuk memperebutkan gelar, termasuk berada dalam daftar peringkat resmi. Valdez tidak memenuhi syarat tersebut.