John Herdman Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030 Bersama Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kembali menegaskan target utamanya membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2030.
Komitmen tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (19/6/2026).
>>> Klasemen Piala Dunia: Jerman Jadi Tim Ketiga yang Lolos ke Babak Gugur
Dalam pertemuan itu, Herdman hadir bersama Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir.
Menurut Herdman, dukungan terhadap Timnas Indonesia tidak hanya datang dari suporter, tetapi juga dari para pemimpin negara.
Ia melihat antusiasme Presiden Prabowo terhadap sepak bola sebagai cerminan harapan besar seluruh rakyat Indonesia.
"Saya pikir Presiden sangat bersemangat terhadap sepak bola, beliau sama seperti seluruh rakyat Indonesia," kata Herdman dalam YouTube Sekretariat Presiden.
"Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan, dan beliau adalah salah satunya," jelasnya.
Herdman menilai Presiden Prabowo merupakan bagian dari jutaan masyarakat Indonesia yang memiliki impian sama, yakni melihat Timnas Indonesia berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2030.
>>> Wabup Tabanan Incar Potensi Ajang Lari di Destinasi Wisata Daerah
"Beliau adalah satu dari 280 juta masyarakat Indonesia yang ingin kami lolos ke Piala Dunia 2030," tutur Herdman.
Ambisi yang diusung Herdman bukan tanpa dasar.
Pelatih berusia 50 tahun itu pernah mencatat sejarah bersama Tim Nasional Kanada dengan mengantarkan negara tersebut tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Meski Kanada saat itu berakhir di fase grup dengan tiga kekalahan, pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi Herdman dalam membangun proyek besar bersama Timnas Indonesia.
Kini, ia bertekad memanfaatkan seluruh pengalaman yang dimilikinya untuk mewujudkan mimpi yang telah lama dinantikan jutaan pendukung Garuda.
>>> Pengamat Soroti Tantangan Indonesia sebagai Negara Transit Pengungsi
"Semua yang kami lakukan, setiap hari ketika kami bangun, kami terobsesi dengan target lolos tersebut karena hal itu akan mengubah segalanya di negara kami untuk selamanya," pungkasnya.
Update Terbaru
MRT Jakarta Berlakukan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni
Minggu / 21-06-2026, 19:20 WIB
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
Minggu / 21-06-2026, 19:16 WIB
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
Minggu / 21-06-2026, 19:16 WIB
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
Minggu / 21-06-2026, 19:16 WIB
Fenomena Karoshi: Budaya Kerja Overwork Kini Jadi Krisis Global
Minggu / 21-06-2026, 19:12 WIB
MenPPPA Ajak Perempuan Aktif Lindungi Anak di Pendidikan Keagamaan
Minggu / 21-06-2026, 19:11 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 61.000 per Gram dalam Sepekan
Minggu / 21-06-2026, 19:11 WIB
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
Minggu / 21-06-2026, 19:08 WIB
Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura untuk Dukung Program Presiden
Minggu / 21-06-2026, 19:08 WIB
Spacesail China Sukses Uji Coba Panggilan Satelit Langsung ke Ponsel
Minggu / 21-06-2026, 19:07 WIB
Race Crew Diintimidasi Setelah Larang Pengawal Masuk Jalur Mandiri Jogja Marathon 2026
Minggu / 21-06-2026, 19:07 WIB
Timnas Spanyol Incar Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026 Lawan Arab Saudi
Minggu / 21-06-2026, 19:07 WIB
Kasus Pelecehan SPG di Supermarket, Guru SD Diduga Rekam Bawah Rok Korban Saat Belanja
Minggu / 21-06-2026, 19:05 WIB
Ribuan Orang Pilih Pengalaman Alam Imersif Ini, Apa Rahasianya?
Minggu / 21-06-2026, 19:04 WIB






