Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru sekolah dasar bernama Bayu Sapto Nugroho menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu mencuat setelah akun X @sistersindanger mengunggah informasi terkait dugaan tindakan upskirting pada 20 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, Bayu disebut merekam atau memotret bagian bawah rok seorang sales promotion girl (SPG) tanpa sepengetahuan korban.

in1

Berdasarkan keterangan korban, kejadian berlangsung di sebuah supermarket saat terduga pelaku datang bersama istri dan anaknya untuk berbelanja.

Saat itu korban sedang menjalankan tugas di booth tempatnya bekerja dan fokus melakukan pengecekan serta perhitungan stok barang. Dalam kondisi tersebut, korban mengaku tidak menyadari adanya tindakan yang diduga dilakukan oleh Bayu.

Aksi tersebut kemudian diketahui oleh seorang pengunjung perempuan yang melihat langsung kejadian itu. Pengunjung tersebut selanjutnya memberi tahu korban mengenai dugaan perekaman yang dilakukan secara diam-diam.

>>> Ribuan Orang Pilih Pengalaman Alam Imersif Ini, Apa Rahasianya?

Setelah menerima informasi tersebut, korban berupaya memastikan kejadian yang dialaminya dengan memeriksa rekaman CCTV supermarket. Dari hasil pengecekan itu, korban menyatakan dugaan tindakan pelecehan tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas.

Korban mengaku mengalami dampak serius setelah insiden tersebut. Selain merasa trauma, ia menyebut kehilangan pekerjaannya dan mengalami tekanan psikologis.

"Saya sangat amat dirugikan, saya jadi trauma, saya di cut dari pekerjaan saya, pikiran saya jadi kacau. Butuh keberanian buat speak up seperti ini," ujar korban.

Kasus ini terus menjadi perbincangan di media sosial. Hingga berita ini menjadi sorotan publik, unggahan terkait peristiwa tersebut telah dilihat lebih dari 26,1 ribu pengguna X.