Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan kesiapan memberikan dukungan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) dan perbaikan jembatan yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Dody saat ditemui awak media di Sigi, Minggu (21/6/2026).

in1

>>> 7 Rekomendasi HP 5G Murah dengan Performa Kencang Juni 2026

Ia menjelaskan, pembangunan huntara dilakukan berdasarkan arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Tentunya jika pemerintah daerah merasa perlu dibangun huntara, maka silakan berkomunikasi dengan BNPB untuk selanjutnya diserahkan kepada kami," kata Dody.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima informasi dari pemerintah daerah maupun BNPB terkait pembangunan huntara bagi warga terdampak gempa.

"Biasanya BNPB terlebih dahulu membangun huntara itu, jika mereka butuh dukungan maka kita akan support untuk pembangunan huntara tersebut," ujarnya.

Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung 17 hingga 30 Juni 2026.

>>> MRS 2026 Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM di Mandalika

Dody memerintahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah untuk melakukan pemeriksaan teknis kondisi jalan dan jembatan secara menyeluruh di Kabupaten Sigi.

"Tadi saya berdiri di Jembatan Posu Nokilalaki dan ketika ada kendaraan melintas terasa ada getaran. Hal ini harus segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan teknis," ujarnya.

Ia menekankan keandalan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga rasa aman masyarakat.

Menteri PU juga menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III untuk melakukan survei lebih lanjut guna mengetahui kondisi aktual di kawasan hulu.

>>> Debarkasi Hasanuddin Makassar Layani 1.949 Jamaah Haji Lansia

Kementerian PU memastikan Intake dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamarora di Kecamatan Nokilalaki tetap beroperasi selama masa pemulihan pascabencana.