Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Moh Rizal Intjenae, memberikan tenggat waktu kepada seluruh kepala desa (kades) dan camat untuk melaporkan data kerusakan rumah warga akibat gempa bumi.

"Kami akan deadline data untuk semua kades yang ada di Kabupaten Sigi dan seluruh camat hari ini pukul 14.00 WITA sudah harus masuk di Pusdalops PB," kata Bupati Rizal saat dihubungi di Sigi, Minggu.

in1

>>> Atur Posisi Cermin Menurut Feng Shui untuk Menarik Rezeki

Pengumpulan data dilakukan di Kantor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sigi di Desa Maku, Kecamatan Dolo.

"Kami akan close data hari ini untuk dampak dari kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi," ucapnya.

Bupati meminta seluruh kades, khususnya di wilayah terdampak, aktif melaporkan kondisi warga, termasuk yang belum menerima bantuan pemerintah.

>>> Google Rayakan Hari Musik Sedunia dengan Doodle Dangdut Spesial

"Semua kades proaktif sampai di tingkat bawah, tentunya masyarakat juga harus aktif melaporkan ke desa apabila belum mendapatkan bantuan karena bantuan itu terstruktur dari pemerintah," sebutnya.

Menurut dia, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dari posko induk di Kantor BPBD Sigi, kemudian ke pos lapangan di kecamatan, lalu ke pos pendukung di desa, dan akhirnya ke masyarakat.

Berdasarkan data BPBD Sigi, jumlah rumah rusak akibat gempa mencapai 2.335 unit, terdiri dari 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.

>>> Samsung Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 Dikabarkan Naik Harga

Total korban terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.775 Kepala Keluarga (KK). Rinciannya, 17 korban luka berat, 108 korban luka ringan, dan tiga warga meninggal dunia.