Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengoperasikan dapur lapangan dan kendaraan khusus water treatment di lokasi gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre mengatakan, kendaraan khusus itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di daerah tersebut.

in1

>>> Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Ditumbangkan Brasil

Sebanyak 100 personel Brimob diterjunkan untuk mengoperasikan dapur lapangan guna menyediakan makanan siap saji bagi para pengungsi.

Kurniawan menyatakan pihaknya berupaya memaksimalkan seluruh kemampuan dan peralatan yang dimiliki untuk membantu masyarakat terdampak gempa.

"Tentunya Brimob tidak hanya menerjunkan personel, tetapi juga kemampuan taktis dan peralatan yang kami miliki untuk mendukung penanganan bencana dan membantu kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Kendaraan water treatment yang dikerahkan mampu memproduksi air bersih sekitar 180 hingga 200 galon per hari.

Air bersih tersebut kemudian disalurkan kepada warga yang mengalami kesulitan akses air akibat dampak gempa.

Dapur lapangan Brimob terus beroperasi untuk memastikan kebutuhan pangan para pengungsi, relawan, dan petugas tetap terpenuhi.

>>> 5 Makanan dan Olahraga untuk Cegah Pikun

Dapur lapangan mampu menyiapkan sekitar 150 hingga 200 porsi makanan siap saji setiap harinya.

Kurniawan berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan mendukung proses pemulihan di wilayah yang masih merasakan dampak gempa.

Dampak Gempa di Sigi

BPBD Sigi mencatat per 20 Juni jumlah rumah rusak akibat gempa mencapai 2.319 unit, terdiri dari 1.966 rumah rusak ringan, 219 rusak sedang, dan 134 rusak berat.

Total korban dan warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi sebanyak 8.586 jiwa dari 2.762 kepala keluarga.

Rinciannya, korban luka berat sebanyak 17 orang, luka ringan 108 orang, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia.

>>> Drama China Never Ending Summer Pertemukan Zhou Keyu dan Bao Shang En

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB.