Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera memulai pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, korban gempa diberikan pilihan untuk tinggal di huntara atau menerima dana tunggu hunian setiap bulan selama tiga bulan.

in1

>>> Jakalcer Fest 2026 Digelar untuk Kembalikan Kejayaan Pasar Seni Ancol

"Jadi kami tawarkan bagi yang tidak mau masuk huntara akan diberikan dana tunggu hunian satu kepala keluarga Rp600 ribu per bulan," ujarnya di Nokilalaki, Sigi, Jumat.

Pemberian dana tunggu hunian itu juga pernah diterapkan saat bencana di daerah lain.

"Dana tunggu hunian ini diberikan sampai selesai rumah mereka yang rusak berat itu dibangun kembali," kata Suharyanto.

Ia menambahkan, pihaknya telah meminta pemerintah daerah setempat segera merampungkan data rumah rusak berat dan sedang.

>>> Thomas Djamaluddin Abadikan Jejak Bintang Bukti Rotasi Bumi dari Observatorium Timau

Data Kerusakan Akibat Gempa

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sigi, hingga Jumat (19/6) total rumah rusak akibat gempa mencapai 2.319 unit.

Rinciannya, rusak ringan 1.966 unit, rusak sedang 219 unit, dan rusak berat 134 unit.

Jumlah korban terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.762 kepala keluarga.

>>> Timnas Mesir Catat Rekor Buruk Tanpa Kemenangan di Piala Dunia

Gempa bumi dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu, Sulteng, pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB.