Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, mulai berangsur surut. Namun, bencana itu meninggalkan tumpukan material sampah di kawasan pemukiman warga.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut pada Kamis (18/6) siang sekitar pukul 12.30 WITA.

in1

>>> Instagram PLN Diserbu Keluhan Warga Usai Pemadaman Listrik Mendadak

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan genangan mulai surut pada hari yang sama.

"Meski genangan dilaporkan berangsur-angsur surut pada hari yang sama, banjir menyisakan material sampah di lokasi terdampak," ujarnya di Jakarta, Jumat.

Dampak Banjir di Dua Kecamatan

Berdasarkan pendataan tim BPBD Boalemo, banjir merendam pemukiman di dua kecamatan.

>>> Ilmuwan Ungkap Rahasia di Balik Lengan Mungil T. rex

Titik genangan meliputi Desa Diloato di Kecamatan Paguyaman serta tiga desa di Kecamatan Wonosari, yakni Desa Harapan, Mekar Jaya, dan Bongo Tua.

Luapan air berdampak langsung pada 172 kepala keluarga (KK) atau setara 486 jiwa. Sebanyak 155 unit rumah tinggal, satu kantor pemerintah, dan satu fasilitas pendidikan sempat terendam.

Abdul mengimbau BPBD setempat bersama instansi terkait dan masyarakat segera bergotong royong membersihkan material sampah.

>>> Prabowo Terima Pelatih Timnas John Herdman dan Erick Thohir di Hambalang

Ia juga meminta warga tetap waspada terhadap potensi hujan susulan guna mengantisipasi penyakit pascabencana.