Selama bertahun-tahun, lengan mungil Tyrannosaurus rex menjadi misteri yang membingungkan para ilmuwan. Kini, sebuah studi baru akhirnya mengungkap kebenaran di balik ciri fisik yang tampak tidak proporsional itu.

Penelitian yang dipimpin oleh para ahli dari University College London menemukan bahwa T. rex bukan satu-satunya dinosaurus dengan lengan pendek.

in1

>>> Prabowo Terima Pelatih Timnas John Herdman dan Erick Thohir di Hambalang

Setidaknya ada lima kelompok theropoda raksasa yang secara independen mengembangkan tubuh besar, kepala raksasa, dan lengan yang tampak seperti sisa evolusi.

Kepala Besar, Lengan Mengecil

Tim peneliti menganalisis data dari 85 spesies theropoda, membandingkan panjang lengan, ukuran tengkorak, dan massa tubuh.

Mereka menemukan pola yang jelas: semakin kuat dan besar tengkorak theropoda, semakin pendek lengannya.

Pola ini tidak hanya terlihat pada tyrannosauridae seperti T. rex, tetapi juga pada abelisauridae, carcharodontosauridae, ceratosauridae, dan megalosauridae.

Untuk beberapa kelompok dinosaurus ini, ini adalah pertama kalinya pola evolusi tersebut terdeteksi.

T. rex sendiri adalah anggota penuh dari klub "kepala besar, lengan kecil".

Tengkoraknya yang sangat besar dan kuat menyebabkan lengannya semakin mengecil seiring evolusi spesies.

Strategi Berburu yang Efisien

Para peneliti percaya evolusi ini terkait erat dengan cara berburu predator tersebut.

Saat mangsa menjadi lebih besar dan sulit ditaklukkan, theropoda mengembangkan tengkorak lebih besar dan rahang sangat kuat untuk menyelesaikan tugas.

>>> Pengadilan Prancis Gelar Sidang Kasus Dugaan Pemerkosaan Achraf Hakimi

"Kepala mereka jelas melakukan sebagian besar pekerjaan," kata Charlie Scherer, penulis utama studi tersebut.

Dalam skenario ini, lengan perlahan kehilangan fungsi utamanya, mengurangi tekanan evolusi untuk mempertahankan anggota tubuh depan yang kuat.