Para ilmuwan China telah mengidentifikasi spesies dinosaurus berbulu baru yang hidup sekitar 120 juta tahun lalu.

Fosil yang terawetkan dengan baik ini ditemukan di Provinsi Liaoning, China timur laut.

in1

>>> AS Cabut Blokade Pelabuhan dan Pesisir Iran Setelah Kesepakatan Damai

Fosil tersebut masih mempertahankan cetakan jelas dari bulu-bulu lebat yang mengelilingi kerangkanya. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Vertebrata PalAsiatica.

Dinosaurus ini merupakan satu-satunya pennaraptoran yang diketahui memiliki bulu kaki besar dan bulu ekor berbentuk kipas panjang secara bersamaan.

Dinosaurus tersebut memiliki sekitar 16 bulu ekor, mengingatkan pada bulu burung merak.

Tim peneliti mengklasifikasikan spesies baru ini ke dalam famili dromaeosaurid dari kelompok theropod. Dengan demikian, dinosaurus ini menjadi kerabat dekat Velociraptor dan Microraptor.

>>> DJP Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi hingga 30 April 2026

Kombinasi morfologi unik yang menampilkan bulu sayap depan besar serta bulu kaki dan ekor yang berkembang baik belum pernah terlihat sebelumnya.

Karakteristik ini disebut sebagai 'kunci emas' untuk membuka misteri evolusi penerbangan dinosaurus dan asal-usul burung modern.

Ketua tim peneliti Xu Xing, akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan China, menamai spesies tersebut Changzhousaurus sinensis.

>>> Richard Lee Siap Ajukan Eksepsi Atas Dakwaan Kasus Kosmetik Ilegal

Nama ini dipilih sebagai penghormatan kepada kota Changzhou di Provinsi Jiangsu atas upayanya mempopulerkan ilmu pengetahuan dinosaurus.