DJBC Desak Importir Segera Pindahkan Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mendesak para importir untuk segera memindahkan ribuan kontainer yang menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Desakan ini muncul setelah layanan administrasi kepabeanan selesai, namun barang masih tertahan di area pelabuhan.
>>> Freeport Indonesia Serahkan Draf Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa proses pelayanan administrasi keluar-masuk barang sudah berjalan sesuai standar nasional.
"Keberadaan Bea Cukai sebagai lini terdepan di pelabuhan pada saat pelayanan keluar-masuk barang, sudah sesuai dengan standar yang diharapkan oleh nasional," kata Djaka, dikutip Antara, Senin (17/6/2026).
Penumpukan terjadi karena sejumlah pelaku usaha tidak segera mengangkut barang milik mereka meskipun Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) telah terbit.
"Namun, ketika kontainer-kontainer tersebut sudah mengalami pengeluaran barang, ini masih terjadi penumpukan karena para pelaku tidak dengan segera melakukan pengeluaran," ujar Djaka.
Djaka menyebut beberapa merek dagang otomotif, seperti BYD dan Wuling, sebagai contoh pihak yang memanfaatkan fasilitas penyimpanan pelabuhan melebihi batas waktu standar tiga hari pasca-SPPB.
"Contohnya seperti BYD, kemudian dari Wuling, itu masih memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pelabuhan selama tiga hari setelah SPPB keluar, bahkan lebih dari dua minggu dia tidak angkat ke luar.
Kemarin itu hampir sekitar 10 ribu kontainer yang masih ada di pelabuhan," jelas Djaka.
Pihak otoritas menduga tarif penyimpanan internal pelabuhan yang lebih ekonomis dibandingkan sewa gudang luar menjadi alasan utama korporasi menahan barang mereka.
"Sehingga kita melakukan pemaksaan kepada perusahaan tersebut untuk dengan secepatnya melakukan pengeluaran dari area pelabuhan," tutur Djaka.
Tanggapan BYD dan Wuling
Update Terbaru
Konami Luncurkan Update eFootball 2026 dan Paket Timnas Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 10:16 WIB
Wapres AS Vance: Diskusi dengan Kuba Masih Berlangsung
Jumat / 19-06-2026, 10:16 WIB
Volkswagen Bakal PHK 50.000 Karyawan hingga 2030
Jumat / 19-06-2026, 10:16 WIB
A.M. Hendropriyono Ingatkan Waspada Adu Domba Sesama Anak Bangsa
Jumat / 19-06-2026, 10:16 WIB
PLN Batasi Durasi Pemadaman Listrik Maksimal Delapan Jam
Jumat / 19-06-2026, 10:16 WIB
47 Kode Redeem FC Mobile 19 Juni 2026: Klaim Paket VIP Sebelum Buru Del Piero
Jumat / 19-06-2026, 10:15 WIB
Babymonster Jadi Duta Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kamera
Jumat / 19-06-2026, 10:15 WIB
46 Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026: Bocoran Hadiah Bawah Laut dan Skin SG2 Gratis
Jumat / 19-06-2026, 10:14 WIB
5 Rekomendasi Body Lotion dan Serum Pencerah Kulit Anak yang Aman
Jumat / 19-06-2026, 10:12 WIB
Meksiko Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 10:12 WIB
Kanada Bantai Qatar 6-0, Jonathan David Cetak Hattrick
Jumat / 19-06-2026, 10:11 WIB
7 Rekomendasi Drakor Kim Jae Won di Netflix Lengkap dengan Perannya
Jumat / 19-06-2026, 10:11 WIB
China Tanggapi Rencana G7 Kurangi Ketergantungan Mineral Penting
Jumat / 19-06-2026, 10:08 WIB
PLN Padamkan Listrik di Kampus UI Depok Selama Tiga Jam
Jumat / 19-06-2026, 10:08 WIB






