Menanggapi situasi tersebut, Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyampaikan permohonan maaf atas hambatan operasional logistik yang terjadi di Tanjung Priok.

>>> Harga Emas Antam 1 Januari 2026 Tembus Rp2.434.671, Simak Tips Pemula

in1

"Namun BYD Indonesia telah berkoordinasi dengan seluruh pihak memastikan proses distribusi kontainer berjalan dengan baik," kata Luther dihubungi Kompas.

com, Kamis (18/6/2026).

BYD mengklaim telah mengurai sebagian besar muatannya dan menyiapkan fasilitas penampungan eksternal sementara untuk mempercepat arus logistik.

"Saat ini, kami telah menambah armada logistik company dan juga mayoritas kontainer yang tiba pada periode sebelumnya telah dipindahkan.

Kita juga sudah menyiapkan tempat simpan sementara di sekitar pelabuhan untuk percepatan pengeluaran kontainer," kata Luther.

Di sisi lain, Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengonfirmasi adanya hambatan angkutan internal pada awal Juni 2026 yang langsung diselesaikan dalam tempo singkat.

"Kami dapat sampaikan, memang pada awal bulan Juni ini kami sempat mengalami gangguan operasional perihal pengangkutan kontainer dengan jumlah yang tidak terlalu banyak," kata Ricky dihubungi Kompas.

com, Kamis.

Manajemen Wuling memastikan seluruh unit kontainer mereka telah sepenuhnya keluar dari pelabuhan sejak pertengahan Juni.

"Akan tetapi, kami telah berusaha untuk segera menyelesaikannya dan per tanggal 11 Juni lalu. Kami sudah menyelesaikan keseluruhan kontainer untuk keluar dari port.

>>> 4.264 Personel Gabungan Siaga Amankan Unjuk Rasa di Lima Titik Jakarta Pusat

Kami berharap ini bisa menjadi respon atas pemberitaan yang ada," ujar Ricky.