Timnas Jerman dikejutkan dengan penemuan seekor ular berbisa di area hotel tempat mereka menginap selama Piala Dunia 2026.

Peristiwa itu terjadi di Winston-Salem, Karolina Utara, Amerika Serikat, pada Kamis (18/6/2026).

in1

>>> IHSG 19 Juni 2026 Diprediksi Bergerak Setelah Melemah ke 6.172

Ular tersebut dikonfirmasi sebagai jenis copperhead, reptil berbisa yang umum dijumpai di wilayah Karolina Utara. Informasi ini disampaikan oleh kapten timnas Jerman, Joshua Kimmich.

"Kami melihat seekor ular kemarin, kami diberi tahu itu berbisa. Kalau tergigit, harus ke rumah sakit.

Sepertinya sih tidak sampai mati, tapi ya tetap berbahaya," ujar Kimmich.

Sejak kejadian itu, seluruh anggota skuad meningkatkan kewaspadaan saat berjalan di lingkungan hotel. "Saya punya perasaan kalau Anda menginjak ular, bisa berakhir buruk.

Itulah sebabnya kami mencoba menjaga jarak dari binatang-binatang di sini," lanjut Kimmich.

Basis Latihan di Kastil Bersejarah

Skuad Der Panzer tidak menginap di hotel komersial biasa, melainkan menyewa seluruh kamar di Graylyn Estate Hotel.

>>> DJBC Desak Importir Segera Pindahkan Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bangunan ini merupakan kastil berusia hampir 100 tahun dengan total 85 unit kamar.

Hotel tersebut dipilih sejak akhir tahun lalu karena lokasinya strategis, hanya 10 menit dari tiga lapangan latihan di Universitas Wake Forest.

Keputusan ini diambil tim pelatih untuk memangkas waktu perjalanan yang dinilai menyita energi.

Pelatih Julian Nagelsmann menjelaskan, "Karena jarak yang sangat jauh di AS, kami sudah menempuh jarak yang panjang, karena itu ingin kami hindari sebisa mungkin dalam rutinitas latihan harian kami.

Kami telah berhasil melakukannya dengan base camp ini."

Graylyn Estate Hotel didirikan pada tahun 1928 oleh seorang pengusaha tembakau.

>>> Freeport Indonesia Serahkan Draf Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah

Properti seluas 55 hektare ini terinspirasi arsitektur Prancis abad ke-15 dan merupakan bangunan terbesar kedua di Karolina Utara.