Pabrikan otomotif Jepang, Honda, resmi menjalin kerja sama riset dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, QuantumScape Corporation.

Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan baterai solid-state berbasis lithium-metal untuk kendaraan listrik generasi berikutnya.

in1

>>> Komdigi Tangani 9.263 Kasus Pelanggaran HKI di Ruang Digital

Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman resmi QuantumScape pada Kamis (18/6) waktu setempat.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi baru Honda dalam memperkuat teknologi inti kendaraan listrik, khususnya di sektor penyimpanan energi.

Fokus utama kemitraan jangka panjang ini adalah mengembangkan teknologi baterai solid-state serta menciptakan proses produksi yang lebih efisien.

Harapannya, teknologi ini dapat diterapkan secara massal di masa mendatang.

Sebelum mencapai kesepakatan, para insinyur Honda telah melakukan evaluasi mendalam terhadap platform baterai milik QuantumScape. Evaluasi tersebut mencakup serangkaian pengujian teknis dan perbandingan dengan standar industri yang ada.

Hasil survei menunjukkan bahwa produk tersebut dinilai menjanjikan dan membuka peluang besar bagi penerapan teknologi ini pada kendaraan listrik Honda.

Chief Operating Officer Research Center of Excellence Honda R&D, Atsushi Ogawa, mengatakan teknologi tersebut menunjukkan keunggulan unik dan menarik selama tahap pengujian.

“Kami melihat potensi teknologi QS untuk memberikan nilai tambah di berbagai aplikasi, termasuk otomotif, dan kami sangat antusias untuk melangkah maju ke fase berikutnya dari kemitraan kami,” ujar Ogawa.

Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional yang menggunakan elektrolit cair, baterai solid-state memanfaatkan material padat.

>>> Jonathan David Cetak Hat Trick, Kanada Gilas Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026

Teknologi ini memungkinkan kapasitas energi lebih tinggi, waktu pengisian daya lebih cepat, serta tingkat keamanan yang lebih baik.