Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,78 persen ke level 6.172 pada perdagangan Kamis (18/6/2026).

Pelemahan ini memicu analisis terkait arah pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.

in1

>>> DJBC Desak Importir Segera Pindahkan Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Sepanjang sesi perdagangan kemarin, IHSG bergerak fluktuatif. Indeks sempat menyentuh level tertinggi intraday di posisi 6.197 pada rentang pagi hingga siang hari.

Namun, tekanan jual menjelang penutupan membuat IHSG merosot hingga nyaris menyentuh titik terendahnya di level 6.073. Koreksi ini utamanya didorong oleh kemerosotan sejumlah sektor.

Sektor Pemberat dan Volume Transaksi

Sektor infrastruktur mencatat penurunan paling dalam sebesar 1,95 persen. Disusul sektor keuangan yang melemah 1,32 persen, serta sektor kesehatan sebesar 1,07 persen.

>>> Freeport Indonesia Serahkan Draf Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah

Aktivitas perdagangan pada hari tersebut didominasi oleh aksi jual.

Volume transaksi mencapai 25,7 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp17,97 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,83 juta kali.

>>> Harga Emas Antam 1 Januari 2026 Tembus Rp2.434.671, Simak Tips Pemula

Secara keseluruhan, pergerakan saham di papan bursa menunjukkan dominasi tren negatif. Sebanyak 419 saham mengalami pelemahan harga, 258 saham berhasil menguat, sedangkan 137 saham lainnya bergerak stagnan.