Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak 119 anak, termasuk anak yatim piatu dari panti asuhan di Kota Gorontalo, untuk berbelanja kebutuhan sekolah di sebuah toko serba ada pada Jumat (19/6).

Dalam kesempatan itu, Wapres berbincang dengan sejumlah anak yang membawa barang pilihan mereka ke kasir. "Inilah entar buat masuk (sekolah)," ujarnya.

in1

>>> Timnas PUBG Mobile Indonesia Berlaga di Kualifikasi Asian Games 2026

Ketua Yayasan Darul Qur'an Moosalamati sekaligus Wakil Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Niko Ismail menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

"Memang itu jadi kekhawatiran kami pengelola panti sudah mau tahun ajaran tapi dari mana dananya untuk anak-anak," kata Niko.

Ia menyebut kesempatan itu sebagai rezeki yang tidak disangka untuk panti asuhan di Kota Gorontalo.

Salah satu anak, Putri Silfana Mamu, murid kelas VII dari Panti Asuhan Safaz Ain, mengaku senang mendapat voucher Rp500 ribu dari Wapres Gibran.

"Saya sangat senang karena belum pernah mendapatkan bantuan seperti ini sebelumnya," tuturnya.

>>> Borja Iglesias Tertahan di Hotel karena Petugas Tak Kenali Wajahnya

Putri memperlihatkan isi tas belanjanya yang berisi buku tulis, seragam, alat mewarnai, dan sepatu.

Sebelumnya, Wapres Gibran tiba di Gorontalo pada Jumat (19/6) untuk mengunjungi Bendungan Bulango Ulu dan akan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 pada Sabtu (20/6).

Pada Kamis (18/6), Wapres telah mengunjungi Nusa Tenggara Timur untuk meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ende.

Kunjungan ke NTT menandai dimulainya peninjauan ke sejumlah daerah pada 18–21 Juni 2026.

Usai dari Gorontalo, Wapres direncanakan melanjutkan kunjungan ke Papua Barat dengan agenda meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan serta membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari.

>>> Vivo T5 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Chipset Dimensity 7400-Turbo

Pada hari terakhir, Wapres akan melanjutkan agenda ke Papua Selatan melalui Kabupaten Asmat untuk meninjau Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci.