Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyatakan karnaval budaya dalam rangka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari menjadi cerminan keberagaman budaya, suku, dan tradisi bangsa Indonesia.

Karnaval tidak hanya menjadi agenda pendukung untuk memeriahkan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV pada 18-28 Juni 2026, tetapi juga sebagai ruang ekspresi memperlihatkan kekayaan kearifan lokal dari masing-masing provinsi.

in1

>>> Erick Thohir Kurang Tidur karena Nonton 70 Persen Laga Piala Dunia

"Peserta karnaval berasal dari 38 provinsi di Indonesia yang mengikuti Pesparawi Nasional, termasuk paguyuban suku-suku asli dan suku Nusantara yang tinggal di Manokwari," kata Lakotani di Manokwari, Jumat.

Melalui pawai tersebut, pemerintah daerah tidak hanya berupaya menggaungkan semangat Pesparawi Nasional, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian warisan budaya, pakaian adat, musik tradisional, dan tarian daerah.

Kehadiran kontingen dari 37 provinsi yang menampilkan busana adat, kesenian, dan tradisi daerah masing-masing menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam menciptakan harmonisasi sekaligus mempererat rasa persaudaraan.

"Karnaval budaya Pesparawi Nasional ini bentuk nyata Manokwari dan Papua Barat adalah daerah yang ramah, nyaman, penuh keberagaman, serta religius," ujar Lakotani.

>>> Wamen ESDM Targetkan 160 Ribu Saluran Gas Terealisasi pada 2027

Lakotani mengajak seluruh masyarakat Manokwari untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi kelancaran pelaksanaan Pesparawi Nasional.

Pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan kepada Manokwari menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra positif daerah.

"Supaya tamu-tamu yang datang ke Manokwari merasa nyaman, dan nanti pulang ke daerah masing-masing dengan senyuman," ucap Lakotani.

Pesparawi Nasional XIV mengusung tema "Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan" sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat persatuan dan harmoni kebangsaan.

>>> Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Tahap II Berfungsi Juli 2026

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan membuka Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di RTP Borarsi Manokwari pada 20 Juni 2026, dan setelah itu melanjutkan kunjungan ke sentra pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan.