Curacao berhasil mengukir sejarah di Piala Dunia 2026.

Tim debutan asal Karibia itu meraih poin perdana mereka setelah menahan imbang Ekuador 0-0 pada laga Grup E, Minggu (21/6/2026).

in1

>>> Baznas RI dan Indra Sjafri Ajak Generasi Muda Gemar Berzakat

Hasil imbang ini menjadi pencapaian besar bagi Curacao. Sebelumnya, mereka sempat dipermalukan Timnas Indonesia dalam dua laga persahabatan FIFA Matchday pada 2022.

Kala itu, skuad Garuda menang 3-2 di Bandung dan 2-1 di Bogor. Kini, Curacao tampil solid di bawah asuhan pelatih Dick Advocaat.

Advocaat juga mencatat rekor sebagai pelatih tertua di Piala Dunia pada usia 78 tahun 260 hari. Ia memimpin Curacao dengan taktik disiplin.

>>> Belanda Hajar Swedia 5-1 di Piala Dunia 2026

Pertandingan melawan Ekuador berlangsung ketat. Kiper kedua tim, Hernan Galindez (Ekuador) dan Eloy Room (Curacao), tampil gemilang menjaga gawang masing-masing.

Hasil imbang ini membuat Jerman keluar sebagai juara Grup E setelah sebelumnya mengalahkan Pantai Gading. Namun, persaingan tiket kedua masih terbuka.

Curacao, Ekuador, dan Pantai Gading masih berpeluang lolos ke babak 32 besar. Laga penentu akan digelar pada Jumat (26/6/2026).

>>> Zverev Tersingkir, Fritz Capai Final ATP 500 Halle

Curacao akan menghadapi Pantai Gading, sementara Jerman bertemu Ekuador. Kemenangan menjadi harga mati bagi Curacao untuk melanjutkan mimpi mereka.