Pompa air merupakan perangkat penting di rumah tangga untuk menunjang kebutuhan air sehari-hari. Tanpa alat ini, distribusi air ke kamar mandi, dapur, dan tempat cuci menjadi lebih sulit.

Banyak orang membiarkan pompa air menyala terus-menerus demi kepraktisan. Namun, kebiasaan ini perlu dipertanyakan karena dapat berdampak pada mesin dan konsumsi listrik.

in1

>>> Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura untuk Dukung Program Presiden

Lantas, apakah pompa air boleh nyala terus? Simak penjelasan mengenai risiko serta cara merawat pompa air agar tetap awet dan bekerja optimal.

Risiko Pompa Air Menyala Terus

Pompa air tidak disarankan menyala terus-menerus dalam waktu lama. Hal ini dapat membuat motor bekerja tanpa henti dan memicu panas berlebih (overheat).

Menurut laman Honda Power Products, penggunaan pompa air sebaiknya tidak dilakukan secara terus-menerus dengan durasi terlalu lama. Disarankan maksimal sekitar empat jam agar mesin tidak cepat rusak.

Selain risiko overheat, pompa yang terus bekerja juga membuat komponen seperti seal, impeller, dan motor lebih cepat mengalami keausan.

>>> Spacesail China Sukses Uji Coba Panggilan Satelit Langsung ke Ponsel

Oleh karena itu, perawatan rutin menjadi kunci agar pompa air tetap optimal.

Cara Merawat Pompa Air agar Awet

Salah satu cara merawat pompa air adalah jangan biarkan pompa bekerja tanpa air (dry running). Pastikan selalu ada pasokan air sebelum pompa dinyalakan.

Mengoperasikan pompa saat sumber air kering dapat menyebabkan motor menjadi terlalu panas dan merusak komponen internal. Selain itu, lakukan perawatan rutin sesuai panduan pabrikan.

>>> Race Crew Diintimidasi Setelah Larang Pengawal Masuk Jalur Mandiri Jogja Marathon 2026

Dengan pemakaian yang benar dan perawatan berkala, pompa air dapat bertahan lebih lama dan bekerja secara optimal. Hindari kebiasaan menyalakan pompa terus-menerus tanpa jeda.