Makan Keju Setelah Makanan Manis Bisa Lindungi Gigi, Ini Penjelasannya
Makanan manis seperti es krim, kue, atau permen sering dianggap sebagai penyebab utama gigi berlubang karena kandungan gulanya yang tinggi.
Namun, ada anggapan bahwa memakan keju setelah hidangan manis dapat membantu menjaga kesehatan gigi. Anggapan ini didukung oleh sejumlah riset.
>>> Timnas AS Bantai Paraguay 4-1 di Laga Perdana Grup D Piala Dunia 2026
Penelitian menunjukkan keju mampu memicu produksi air liur sekaligus meningkatkan pH di dalam rongga mulut. Kondisi mulut yang lebih basa dapat meminimalkan risiko kerusakan gigi akibat paparan asam.
Meski demikian, kebiasaan ini tidak menghapus seluruh efek buruk gula atau menggantikan kewajiban merawat kebersihan gigi.
Studi tentang Keju dan Kesehatan Gigi
Bakteri di mulut memanfaatkan gula sebagai energi dan memproduksi asam yang mengikis lapisan email gigi. Jika proses ini terus terjadi, risiko gigi berlubang meningkat.
Dalam studi di jurnal General Dentistry tahun 2013, 68 anak berusia 12-15 tahun diminta mengonsumsi keju cheddar, susu, atau yoghurt tanpa gula.
Hasilnya, peserta yang makan keju mengalami kenaikan pH plak gigi dalam 10-30 menit setelah makan.
>>> 4 Fakta Menarik Pallubasa Serigala Makassar yang Dibongkar
Peningkatan pH plak tidak ditemukan pada kelompok yang minum susu atau yoghurt tanpa gula. Peneliti menduga keju merangsang air liur yang membersihkan sisa makanan dan menetralkan asam.
Selain itu, keju kaya akan kalsium dan fosfat yang penting untuk remineralisasi email gigi.
Namun, keju bukan solusi tunggal untuk menetralkan dampak gula secara total. Konsumsi keju juga perlu diperhatikan karena mengandung kalori dan lemak.
Menurut tinjauan di jurnal Obesity Reviews tahun 2017, kenaikan berat badan terjadi jika asupan energi terus-menerus melebihi energi yang dikeluarkan.
Menambahkan keju setelah hidangan penutup berisiko meningkatkan asupan kalori harian jika dilakukan terlalu sering.
>>> EA Sports FC Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Para pakar kesehatan tetap menyarankan untuk membatasi frekuensi makanan manis, rajin membersihkan gigi, dan menerapkan pola makan seimbang.
Update Terbaru
Kebakaran Landa Pabrik BYD Subang Akibat Kelalaian Kontraktor
Sabtu / 13-06-2026, 14:27 WIB
Kronologi Muzakki Ramdhan Jadi Korban Dugaan Kekerasan di Toilet Mall
Sabtu / 13-06-2026, 14:25 WIB
Pencuri Bobol Kendaraan Perlengkapan Timnas Inggris di Kansas City
Sabtu / 13-06-2026, 14:21 WIB
Ramalan Zodiak Cinta: Tips Jaga Keharmonisan Hubungan dengan Pasangan
Sabtu / 13-06-2026, 14:20 WIB
Perlengkapan Latihan Timnas Inggris Hilang Dicuri Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 14:19 WIB
Kanada Tolak Visa Thomas Partey Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 14:16 WIB
Rolex Naikkan Harga Jam Tangan Emas 5 Persen per Juni 2026
Sabtu / 13-06-2026, 14:16 WIB
Anne Hathaway Alami Katarak Dini Selama Satu Dekade
Sabtu / 13-06-2026, 14:16 WIB
Ramalan Zodiak Cinta: Kunci Hubungan Harmonis Lewat Komunikasi Terbuka
Sabtu / 13-06-2026, 14:12 WIB
IHSG Pekan Ini Menguat 7,38%, Saham FORU Melejit 132%
Sabtu / 13-06-2026, 14:12 WIB
Tren Sporty Chic: Padukan Jersey Sepak Bola dengan Gaya Feminin
Sabtu / 13-06-2026, 14:12 WIB
BYD Dorong Regulasi PHEV Setara dengan Mobil Listrik Murni
Sabtu / 13-06-2026, 14:08 WIB
Barcelona Ancam Pidanakan Florentino Perez Terkait Kasus Negreira
Sabtu / 13-06-2026, 14:08 WIB
Alumni LPDP Bagikan Tips Hadapi Wawancara Beasiswa: Jujur Kunci Utama
Sabtu / 13-06-2026, 14:08 WIB






