Produser musik Tay Keith meninggalkan harta kekayaan yang sangat besar ketika ia meninggal dunia pada Juni 2026.

Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa seorang anggota keluarga telah ditunjuk sebagai administrator atas harta peninggalannya.

>>> Ron Harper Bangga dengan Putranya Dylan Harper yang Bersinar di Spurs

Harta tersebut mencakup aset substansial, termasuk rekening bank, rekening pasar uang, sebuah Mercedes-Maybach, dan sebuah Lamborghini.

Selain itu, terdapat kepemilikan 50% atas sebuah rumah di Memphis, saham di Shadow Tequila, 50% kepemilikan studio rekaman, serta kepentingan penerbitan musik, katalog musik, merek dagang, dan royalti.

Anggota keluarga tersebut menyatakan akan bekerja sama dengan label rekaman dan perusahaan penerbitan Tay Keith untuk memastikan pembayaran diterima.

>>> Kaitlan Collins Tak Kaget Dihina Trump di WHCD, Ungkap Rutinitas Hinaan di Oval Office

Tay Keith, yang bernama asli Brytavious Lakeith Chambers, meninggal pada 18 Juni 2026 di usia 29 tahun.

Ia ditemukan tewas di apartemennya di Nashville setelah pacarnya menelepon 911 untuk meminta pemeriksaan kondisi.

>>> Kelsey Grammer Sebut Sistem Pendidikan AS sebagai 'Penganiayaan Anak

Pacarnya mengatakan Tay Keith meneleponnya dan memintanya datang, tetapi kemudian berhenti merespons.

Ia juga memberi tahu polisi bahwa Tay Keith memiliki tekanan darah tinggi dan masalah pernapasan.

Penyebab kematian produser musik yang pernah bekerja dengan Travis Scott dan Sexyy Red ini belum diumumkan.

>>> Turnamen Sepak Bola di Tangerang Disambut Antusias, Jadi Ajang Cari Bakat Muda

Tay Keith tidak meninggalkan surat wasiat, dan ia tidak menikah serta tidak memiliki anak saat meninggal.