Wabah bakteri Salmonella yang bersumber dari produk telur tercemar kini telah menjangkiti puluhan orang di berbagai wilayah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit serta Badan Pengawas Obat dan Makanan mencatat ada 98 kasus infeksi.

>>> BINUS University Raih Tiga Penghargaan Internasional SAP untuk Kurikulum ERP

Dari total pasien yang teridentifikasi, sebanyak 26 orang dilaporkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Penyelidikan lanjutan menunjukkan bahwa penyebaran wabah ini telah meluas hingga mencakup 17 negara bagian.

Perusahaan Midwest Poultry Services mengambil tindakan tegas dengan menarik 1,6 juta karton telur dari peredaran.

Langkah penarikan massal tersebut dilakukan setelah investigasi kesehatan federal mendapati kaitan langsung dengan produk mereka.

Wawancara mendalam terhadap 44 pasien mengungkapkan bahwa 91% dari mereka sempat mengonsumsi telur sebelum jatuh sakit.

>>> Guru Besar IPB Soroti Kinerja BUMN Pangan: Laba Naik 253%, Petani Harus Jadi Prioritas

Produk telur cangkang cokelat dan putih tanpa kandang kerangkeng tersebut diproduksi di wilayah Texas.

Telur-telur bermasalah ini didistribusikan langsung kepada berbagai gerai ritel serta vendor layanan makanan.

Wilayah distribusi produk meliputi area Texas, Oklahoma, serta Louisiana dalam rantai pasokan komersial.

Barang yang terdampak memiliki tanggal kedaluwarsa atau batas mutu terbaik antara 6 Juni hingga 17 Agustus.

Produk tersebut dijual melalui jaringan toko Kroger dan Brookshire dengan berbagai label merek dagang.

>>> Adopsi AI Meningkat, Perusahaan Kesulitan Memantau Infrastruktur IT Secara Real-Time

Merek yang terdampak meliputi Kroger, Simple Truth, Brookshire's, Cal-Maine, serta Country Morning.

Hasil pengujian internal perusahaan di dua peternakan Texas mengonfirmasi keberadaan bakteri Salmonella enteritidis.

Analisis pengurutan genom menyeluruh oleh pihak ketiga mencocokkan sampel tersebut dengan galur wabah aktif.

Pejabat federal mengimbau masyarakat agar segera membuang karton telur yang masuk dalam daftar penarikan.

Konsumen juga diberikan opsi untuk mengembalikan produk tersebut ke tempat pembelian demi mendapatkan pengembalian dana.

>>> 6 Strategi Mendapatkan Modal Bisnis Tanpa Mengorbankan Aset

Selain itu, warga diminta untuk melakukan sanitasi menyeluruh pada setiap permukaan yang sempat terpapar produk.