Di tengah berbagai pujian untuk film The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan, sebuah kritik tajam justru datang dari akademisi dunia klasik.

Emily Wilson, perempuan pertama yang menerjemahkan kisah Odyssey karya Homer ke dalam bahasa Inggris, menyampaikan pandangan pedasnya.

>>> Nama Tom Cruise Dihapus oleh Sang Putri demi Memulai Babak Baru

Wilson adalah figur penting dalam proyek tersebut karena terjemahannya diakui oleh Nolan sebagai salah satu inspirasi besar dalam pembuatan film.

Namun, ia sama sekali tidak merasa berutang budi dengan pengakuan tersebut dalam ulasan yang dimuat di London Review of Books.

Dalam ulasan yang turut ditayangkan The Guardian, Wilson menyebut film tersebut menampilkan kombinasi kemegahan dan kesan dangkal.

>>> Sukses Besar, Drakor Agent Kim Reactivated Siap Garap Season 2

Ia menyatakan bahwa visi film terasa sangat membingungkan serta karakternya terlalu kurang berkembang untuk menyampaikan ide-ide besar.

Menurut Wilson, film tersebut tidak memiliki hal meyakinkan tentang waktu, ingatan, sejarah, perang, maupun hubungan antarmanusia.

Ia menilai karya layar lebar itu kekurangan kedalaman psikologis, emosional, politik, serta etis dengan struktur naratif penuh trik.

Wilson bahkan tidak segan menyebut bahwa penulisan naskah film tersebut sangat buruk dan karakternya tidak mempunyai motivasi meyakinkan.

>>> D4vd Terancam Hukuman Mati Usai Mutilasi Remaja 14 Tahun

Sebelumnya, Nolan sempat mengaku kepada Empire bahwa ia memakai baris pembuka terjemahan Wilson sebagai panduan menghidupkan Odysseus.

Meski demikian, Wilson menyimpulkan bahwa dirinya akan merasa malu jika pernah menulis bagian mana pun dari naskah film tersebut.

Di sisi lain, ia mengakui kepada Sunday Times bahwa film tersebut tetap membawa dampak positif terhadap minat budaya.

>>> Richard Lee Bantah Tudingan Selingkuh: Itu Mantan Gebetan SMA

Rilis film epik ini dinilai berhasil membawa kembali penonton ke bioskop dan mendongkrak penjualan buku terjemahan karya Homer.