Dunia pendidikan tinggi global kembali menyoroti kiprah tokoh akademik internasional dalam ajang prestisius yang diadakan oleh Quacquarelli Symonds.

Prof. Dr. Jean Marc Aractingi dipercaya mengemban tugas penting sebagai anggota panel juri dalam QS Reimagine Education Awards & Conference 2026.

>>> Sistem Digital Pemantauan Menu MBG Disiapkan Badan Gizi

Namanya tercatat secara resmi dalam daftar juri yang dipublikasikan langsung melalui laman utama penyelenggara ajang tahunan tersebut.

Sebagai informasi, QS Reimagine Education merupakan wadah bagi berbagai institusi dan perusahaan EdTech untuk memamerkan inovasi pendidikan tinggi.

Dalam kapasitasnya sebagai juri, Prof. Aractingi bertanggung jawab menilai proposal inovasi pendidikan yang dikirimkan oleh peserta global.

Proses penilaian mencakup beberapa aspek penting seperti tingkat kebaruan, dampak pembelajaran, serta penerapan teknologi kecerdasan buatan.

Selain itu, aspek skalabilitas serta keberlanjutan program juga menjadi poin krusial yang dievaluasi secara independen oleh para ahli.

Aturan penyelenggara mewajibkan setiap juri untuk bekerja secara mandiri sesuai bidang keahlian tanpa adanya konflik kepentingan.

>>> TCL Rilis Soundbar Flagship Q95K Berdaya 1.420W dengan Audio Bang & Olufsen

Prinsip kerahasiaan juga dijaga secara ketat selama proses evaluasi proposal berlangsung dari berbagai negara peserta.

Berdasarkan profil resminya di portal QS, Prof. Aractingi dikenal sebagai Presiden UIPM Global dengan pengalaman panjang di bidang akademik.

Ia memiliki rekam jejak karier selama lebih dari 40 tahun yang mencakup sektor penelitian, teknik, diplomasi, dan kepemimpinan.

Sebelumnya, ia juga pernah menjalankan tugas sebagai duta besar serta aktif dalam pengembangan tata kelola pendidikan modern.

Di samping posisinya sebagai juri, UIPM Global juga turut mendaftarkan diri sebagai peserta dalam ajang penghargaan tersebut.