Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) angkat bicara terkait pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Apindo menilai momen ini krusial dan membutuhkan kepastian arah kebijakan moneter ke depan.

>>> APINDO Desak RUU Ketenagakerjaan 2026 Pro Investasi demi Daya Saing ASEAN

Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani, menyatakan pihaknya menghormati keputusan pribadi Perry Warjiyo.

Menurutnya, kontribusi Perry selama memimpin BI patut diapresiasi.

Namun, Apindo mengingatkan agar proses transisi kepemimpinan bank sentral berlangsung cepat.

Hal ini penting untuk mencegah timbulnya ketidakpastian di pasar keuangan.

Shinta menekankan bahwa pemerintah harus segera memberikan kepastian mengenai pengganti Perry.

>>> 7 Anime Bertema Iblis Paling Seru, dari Demon Slayer hingga Devilman Crybaby

Kepercayaan pasar perlu dijaga di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Apindo berharap transisi ini tidak mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah.

Pasar keuangan juga harus tetap kondusif agar iklim investasi terjaga.

Pengusaha membutuhkan kepastian kebijakan untuk merencanakan ekspansi bisnis.

Oleh karena itu, Apindo mendorong pemerintah untuk bertindak cepat dan transparan.

>>> Apa Itu Mutualan? Istilah Gaul di Media Sosial yang Wajib Kamu Tahu

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Apindo siap mendukung kebijakan BI yang pro-stabilitas dan pro-pertumbuhan.

Dengan demikian, dunia usaha dapat terus berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

Apindo menilai bahwa kepastian arah kebijakan moneter sangat penting di tengah ketidakpastian global saat ini.

Shinta menambahkan bahwa kontribusi Perry Warjiyo selama memimpin BI patut diapresiasi, namun fokus kini harus beralih pada kelancaran transisi.

>>> Tonton Gratis di YouTube: 10 Anime Isekai Terbaik untuk Pemula

Pengusaha berharap agar proses suksesi tidak mengganggu stabilitas rupiah dan pasar keuangan. Apindo mendorong pemerintah untuk segera menunjuk pengganti yang kredibel agar kepercayaan investor tetap terjaga.