Samsung akhirnya melompat ke teknologi baterai silikon-karbon.

Setelah memperkenalkannya di lini Galaxy Z Fold terbaru, banyak yang menantikan kehadirannya di seri flagship berikutnya, Galaxy S27.

>>> Samsung Galaxy Z Fold 8 Lebih Tipis tapi Wajib Pakai Case untuk Qi2, Ini Masalahnya

Baterai silikon-karbon mampu menyimpan energi hingga 10 kali lebih banyak dalam ukuran yang sama dibandingkan grafit tradisional. Ini berarti peningkatan kapasitas tanpa menambah ketebalan atau berat ponsel.

Mengapa Baterai Silikon-Karbon Penting

Anoda silikon dapat menyimpan lebih banyak ion lithium, namun material ini tidak stabil dan dapat mengembang hingga 300%.

Untuk mengatasinya, silikon dicampur dengan karbon yang lebih stabil.

Hasilnya, baterai dengan anoda silikon-karbon memiliki kapasitas lebih besar, meski tidak 10 kali lipat. Peningkatan nyata berkisar antara 10 hingga 40 persen dibanding baterai grafit.

Beberapa ponsel seperti Oppo Find X9 Ultra sudah memiliki baterai 7.050 mAh, OnePlus 15 mencapai 7.300 mAh, dan Honor Magic V6 mengemas 6.660 mAh.

Semua tanpa menambah bobot berarti.

>>> Panduan Soal Pendapatan Nasional: Rumus dan Contoh Perhitungan GDP hingga DI

Samsung Mulai Konservatif

Samsung tergolong konservatif dalam penerapan teknologi ini.

Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra masing-masing hanya memiliki baterai 4.800 mAh dan 5.000 mAh.

Meski begitu, itu sudah merupakan peningkatan 10-15% dibanding Z Fold 7 yang hanya 4.400 mAh. Samsung juga merombak seluruh sistem baterai, bukan sekadar mengganti anoda.

BD Yang, EVP Samsung, mengatakan perusahaan melakukan inovasi tingkat sistem yang mencakup semua komponen baterai dari ujung ke ujung.

Hal ini untuk memastikan keamanan dan daya tahan.