Kasus pembunuhan berencana yang melibatkan seorang pemuka agama akhirnya terbongkar setelah bertahun-tahun tersimpan rapi.

David Vander Meer diduga sengaja menghabisi nyawa istrinya, Bernadette Vander Meer, demi mencairkan polis asuransi jiwa.

>>> Gaya Arumi Bachsin Pakai Baju Bodo Merah Panen Pujian Warganet

Semasa hidup, Bernadette dikenal sebagai pekerja keras yang selalu menyerahkan seluruh penghasilannya kepada sang suami.

Namun, alih-alih digunakan untuk keperluan rumah tangga, uang jerih payah korban justru dikendalikan sepenuhnya oleh David.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa dana tersebut mengalir untuk membiayai kehidupan seorang remaja yang menjadi selingkuhannya.

Peningkatan Nilai Polis Asuransi

Beberapa bulan sebelum kejadian tragis tersebut, David secara diam-diam menaikkan nilai polis asuransi jiwa mereka secara signifikan.

>>> Suri Noelle Resmi Lepas Nama Tom Cruise dan Perjalanan Hidupnya

Bernadette kemudian meninggal dunia pada 22 Agustus 2006 setelah terjatuh dari tebing di Zion National Park.

Kematian korban awalnya sempat dianggap sebagai sebuah kecelakaan murni tanpa ada kecurigaan dari pihak manapun.

Setelah peristiwa itu, David langsung mencairkan uang santunan asuransi senilai lebih dari US$567 ribu.

Dana berlimpah tersebut langsung dipakai untuk membelikan mobil, mengajak berlibur, hingga membelikan rumah untuk selingkuhannya.

>>> Tiga Tambang Granada di Spanyol Jadi Harapan Baru Rantai Pasok Mineral Strategis Eropa

Hubungan terlarang itu berlanjut ke jenjang pernikahan pada 2008 setelah David kehilangan pekerjaannya sebagai pendeta.

Pengungkapan Misteri Kematian

Kedok kejahatan ini baru tersingkap setelah penyidik menemukan banyak kejanggalan dan memeriksa keterangan mantan istri kedua pelaku.

Aparat kepolisian akhirnya menangkap David dan menjatuhkan dakwaan resmi atas pembunuhan berencana terhadap Bernadette.

Meski demikian, proses peradilan tidak pernah berjalan sampai ke meja hijau karena pelaku ditemukan tewas di dalam tahanan.

>>> Greenlight Electricity Centre Pasok Pusat Data Meta Senilai Miliaran Dolar

Pihak keluarga meyakini pelaku memilih mengakhiri hidupnya sendiri karena tidak sanggup menghadapi konsekuensi hukum.