Upaya Eropa untuk mengamankan bahan baku kritis kini kembali menempatkan tiga tambang di wilayah Granada, Spanyol selatan, ke dalam peta industri strategis.

Operasional Escúzar dan Montevive tercatat sebagai pemasok celestite aktif satu-satunya di Eropa yang menghasilkan bijih utama strontium.

>>> Greenlight Electricity Centre Pasok Pusat Data Meta Senilai Miliaran Dolar

Sementara itu, tambang bersejarah Órgiva menjalankan peran penting dalam memasok kebutuhan fluorspar untuk sektor industri.

Inovasi Pengolahan Limbah Lama Menjadi Bijih Bernilai Tinggi

Keunikan dari kebangkitan tambang ini terletak pada upaya untuk mengekstrak lebih banyak material dari lahan yang sebelumnya telah terganggu aktivitas penambangan.

Montevive berencana memulihkan celestite bermutu tinggi langsung dari tumpukan limbah lama tanpa harus mengandalkan peledakan lahan baru.

>>> Apple TV Resmi Perpanjang Silo untuk Musim Keempat dan Akhir Cerita

Kepala laboratorium Noemí Ariza menyatakan bahwa pabrik uji coba telah memberikan hasil yang sangat baik dalam memperoleh kadar mineral yang tinggi.

Di sisi lain, operasi terbuka Escúzar yang dikendalikan oleh Kandelium asal Jerman mengekstraksi ribuan ton sulfat strontium setiap tahunnya.

Direktur operasi penambangan Carlos González menyebutkan bahwa situs tersebut telah mencapai pemanfaatan sumber daya mineral secara optimal.

>>> Musim Terakhir Serial Silo Dipastikan Tayang Musim Panas 2027

Tantangan Pendanaan dan Kebutuhan Modal Jangka Panjang

Berbeda dengan dua operasi sebelumnya, tambang Órgiva menghadapi tantangan yang membutuhkan suntikan modal dari pihak luar untuk modernisasi.

Direktur produksi Celso Amor mengungkapkan bahwa perusahaan memerlukan pendanaan eksternal guna melanjutkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan teknologi.

Uni Eropa sendiri memasukkan strontium dan fluorspar ke dalam daftar bahan baku kritis karena perannya yang krusial bagi energi terbarukan.

>>> Pohon Tumbang Picu Pemadaman Listrik Massal di Hilton Head Island

Ketiga tambang di Granada ini pada akhirnya menjadi pengujian nyata bagi ketahanan rantai pasok industri di tingkat regional.