Stigma Kusta Dinilai Hambat Kesempatan Kerja Penyintas
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengajak masyarakat untuk menghapus stigma terhadap kusta.
Diskriminasi dinilai masih menjadi hambatan bagi penyintas untuk memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, pekerjaan, pelayanan kesehatan, dan kehidupan bermasyarakat.
>>> Kasus BPR SAWA Masuk Penuntutan, OJK Perkuat Pengawasan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kusta bukan penyakit kutukan.
Penyakit ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae dan dapat disembuhkan dengan obat yang tersedia gratis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pernyataan itu disampaikan Budi dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 bertema Percepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, Kolaborasi Global. Ia menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah kecacatan.
"Kusta tidak perlu ditakuti. Begitu pasien mulai menjalani pengobatan, risiko penularannya langsung menurun secara signifikan.
>>> OJK Terbitkan Aturan Baru Perluas Perdagangan Karbon
Karena itu yang paling penting adalah menemukan kasus sedini mungkin," ujar Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7/2026).
Selain memperluas pengobatan, pemerintah juga berupaya menghapus stigma yang masih melekat di masyarakat. Stigma membuat banyak penderita enggan memeriksakan diri hingga akhirnya mengalami kecacatan yang sebenarnya dapat dicegah.
Honorary Chair The Nippon Foundation sekaligus WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, mengatakan eliminasi kusta tidak hanya berfokus pada penyembuhan pasien.
Upaya ini juga harus menghapus diskriminasi terhadap penyintas dan keluarganya.
>>> Pesawat F-16 Angkatan Udara Portugal Dipajang di Tengah Kota Viana
Diharapkan, langkah membangun pemahaman yang benar mengenai kusta dapat menghapus diskriminasi terhadap penyintas. Hal ini sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk tetap produktif dan berkontribusi dalam pembangunan.
Update Terbaru
Bam Adebayo Pukul Tyler Herro dalam Insiden di Summer League
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Pemotongan Dana USDA Trump Hancurkan Petani Kecil Iowa
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Panduan Memilih HP: Samsung Galaxy A26 5G vs Infinix Note 60 Pro di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Putus dari Pewaris LV, Lisa BLACKPINK Dikaitkan dengan Artis Thailand
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Declan Rice Cs Kembali Latihan, Tuchel Lega Jelang Hadapi Norwegia
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Bohir Diduga Menghilang, Dokter Tifa Kini Galang Donasi untuk Biaya Sidang
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Garmin Tumbuh Double Digit di Tengah Perlambatan Ekonomi, Andalkan Tren Lari dan Pasar Perempuan
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman: Marc Marquez Juara, Kalahkan Alex Marquez
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Bangun Ekosistem Web3, ANOA Rangkul Komunitas Gaming
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Bidik Pasar Otomotif Batam, ACC Gelar Carnival dengan Promo Pembiayaan
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Industri AI Temukan Pelanggan Ideal: Teroris Haus Darah
Sabtu / 11-07-2026, 21:43 WIB
Mantan Bos PlayStation: Game Single-Player Akan Tetap Ada
Sabtu / 11-07-2026, 21:42 WIB
5 Trik Sederhana yang Membantu Saya Mengontrol Kuota Data Selama Lebih dari Lima Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 21:42 WIB
Gempa Dangkal M6,4 Kembali Guncang Venezuela
Sabtu / 11-07-2026, 21:42 WIB







