Kemenkes Imbau Waspada ISPA Saat Puncak Musim Kemarau
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada terhadap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) saat puncak musim kemarau tiba. Periode tersebut diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.
>>> Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, mengatakan perubahan cuaca dari musim hujan ke kemarau disertai suhu lebih panas berpotensi memicu gangguan kesehatan.
"Betul sekarang kan transisi dari musim hujan ke musim kemarau.
Dan kelihatannya kemarau kita itu lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya," kata Andi di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan kondisi cuaca panas, kering, dan perubahan mendadak perlu diantisipasi masyarakat serta fasilitas kesehatan.
Kemenkes mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti makan bergizi, istirahat cukup, dan mengatur waktu istirahat.
>>> Layanan Microsoft Dilaporkan Bermasalah, Outlook dan Copilot Terdampak
"Sehingga bisa menangkal penyakit-penyakit yang berhubungan dengan ISPA terutama," ujarnya.
Andi menyebut peningkatan kasus ISPA saat perubahan musim merupakan pola tahunan. Masyarakat diminta tidak lengah dan tetap menjaga kondisi tubuh.
"Setiap tahun akan begitu karena perubahan iklim, perubahan cuaca. Jadi antisipasi yang paling penting, kesehatan masyarakat harus dijaga," katanya.
Kelompok yang beraktivitas di luar ruangan disebut lebih berisiko terpapar dampak cuaca panas. "Terutama orang-orang yang aktivitasnya di luar gedung, di tempat-tempat yang memang punya risiko," ujar Andi.
Selain ISPA, Andi mengingatkan penyakit menular lain juga berpotensi muncul jika lingkungan tidak terjaga. Kebersihan lingkungan, higiene, dan sanitasi menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit.
>>> Bom Aktif 100 Kg Ditemukan di Blitar, Diduga Peninggalan Perang
"ISPA dan penyakit menular lainnya memang berkaitan dengan kondisi lingkungan. Karena itu higiene dan sanitasi harus terus dijaga oleh kita," katanya.
Update Terbaru
Nintendo Cari Engineer Display Senior untuk Dukung VRR di TV Mode Switch 2
Jumat / 10-07-2026, 18:50 WIB
Cara Menemukan Harta Karun Salt Lagoon di Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 18:50 WIB
Belanja Back to School 2026 Makin Cerdas, Lazada Dorong Orang Tua Terapkan Intentional Shopping
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
Deloitte: UAP Bukan Lelucon, Ancaman Nyata bagi Ekonomi Global
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
Akhirnya Saya Temukan Cara Nonton Video di Android Auto, Ubah Waktu Menunggu Jadi Menyenangkan
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
Four Seasons Resorts of Asia Hadirkan Paket Babymoon untuk Calon Orang Tua
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
IRGC Iran Klaim Hancurkan 2 Fasilitas AS di Pangkalan Militer Yordania
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
Hadiah Dinaikkan Jadi $4.000 untuk Kasus Pembunuhan di Denver
Jumat / 10-07-2026, 18:44 WIB
Exco PSSI: Target Piala Dunia 2030 Butuh Dukungan APBN
Jumat / 10-07-2026, 18:44 WIB
MA Resmi Tambah Lima Pengadilan Militer Baru, Kendari hingga Manokwari
Jumat / 10-07-2026, 18:44 WIB
Akademi Persib Cimahi Targetkan Back-to-Back Juara di Gothia Cup 2026
Jumat / 10-07-2026, 18:43 WIB
KARD Bubar Setelah 10 Tahun, Album Terakhir Rilis Juli
Jumat / 10-07-2026, 18:43 WIB
Gubernur Jateng Gencarkan Program Speling untuk Deteksi Dini Kusta
Jumat / 10-07-2026, 18:42 WIB
Prabowo: Pindad Dapat Kontrak Senapan dari Arab Saudi
Jumat / 10-07-2026, 18:42 WIB







