Asam urat terjadi akibat tingginya kadar purin dalam tubuh. Purin adalah senyawa alami yang ditemukan di makanan dan minuman sehari-hari.

Saat dipecah, purin menghasilkan limbah asam urat. Jika berlebihan, kristal asam urat menumpuk di persendian dan menyebabkan nyeri, bengkak, hingga peradangan.

>>> Head to Head Spanyol vs Belgia: Tim Matador Mendominasi

Pola makan sangat memengaruhi kadar asam urat. Meski bukan pengganti obat, berikut lima sayuran yang dapat membantu menurunkannya dalam sebulan, melansir Times of India.

Mentimun

Mentimun terdiri dari sekitar 99% air, membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine. Sifatnya yang menyegarkan menenangkan jaringan meradang dan membantu ginjal bekerja lebih efisien.

Baik diolah menjadi salad atau jus, mentimun memperkuat jalur detoksifikasi tubuh. Kandungan airnya mengencerkan asam urat dalam darah dan mengurangi risiko batu ginjal.

Wortel

Wortel kaya antioksidan dan serat, meningkatkan enzim yang mendukung metabolisme. Baik mentah atau direbus, wortel membantu ginjal membuang asam urat dari sistem tubuh.

Sifat anti-inflamasi wortel meredakan kambuhnya asam urat. Seratnya juga membantu menjaga berat badan, yang berkontribusi pada regulasi asam urat.

Tomat

Tomat kaya vitamin C dan bersifat alkali ringan, membantu menetralkan asam urat berlebih. Likopen dan antioksidan lain dalam tomat melawan stres akibat kadar asam urat tinggi.

Penelitian menunjukkan konsumsi tomat rutin meningkatkan kinerja ginjal dan mendukung detoksifikasi. Vitamin C juga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

>>> Semesta Scissor Seven Meluas: Film, Spin-Off HEIBAI, Game, dan Penerbitan AHABOOKS

Pare

Pare kaya vitamin, mineral, kalium, vitamin C, magnesium, dan zat besi. Nutrisi ini membantu ginjal membuang asam urat lebih efisien.