Penelitian mengaitkan pare dengan fungsi hati dan ginjal yang berperan mengatur kadar asam urat. Sifat anti-inflamasinya meredakan nyeri dan pembengkakan akibat asam urat.

Paprika

Paprika kaya vitamin C dan antioksidan, membantu tubuh memproses asam urat dengan baik. Kandungan nutrisinya memecah dan membuang asam, meredakan peradangan dan nyeri sendi.

Pakar gizi menyarankan menambahkan paprika matang ke dalam makanan. Sayuran ini juga mendukung fungsi pembuluh darah dan mencegah kerusakan akibat penumpukan asam urat.

Tips Tambahan Mengendalikan Asam Urat

Minum air yang cukup membantu ginjal membuang asam urat. Hindari makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, kerang, dan ikan berminyak.

Konsumsi protein rendah purin seperti telur, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan pilihan nabati. Aktivitas fisik konsisten seperti berjalan, berenang, atau bersepeda meningkatkan metabolisme dan fungsi ginjal.

Jika kelebihan berat badan, menurunkan berat badan penting karena lemak berlebih memicu produksi asam urat. Kelola stres dan kurangi alkohol serta minuman manis.

>>> Kabar Duka: Bonnie Tyler, Legenda di Balik 'Total Eclipse of the Heart', Tutup Usia di Usia 75 Tahun pada Rabu, 8 Juli 2026

Sayuran ini bukan solusi ajaib. Kombinasikan dengan pola makan sehat, pengobatan tepat, dan olahraga untuk menurunkan kadar asam urat dalam sebulan.