Polda NTB Bantah Cegat Santri Korban Bakar di Bandara Lombok
Dua santri korban dugaan pembakaran di pondok pesantren Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, batal terbang ke Jakarta untuk memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.
Rombongan yang terdiri dari Ahmad Deven Ramdan (14) dan keluarga Sahid Al Hudri (14) dicegat aparat kepolisian di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Lombok Tengah pada Rabu (8/7).
>>> Prabowo Resmikan 5 Bendungan Baru, Investasi Rp9,79 Triliun
Direktur Reserse PPA-PPO Polda NTB, Kombes Ni Made Pujewati, membantah adanya pencegatan. "Tidak ada dicegat," ujarnya, Kamis (9/7).
Pujewati mengatakan tim Denny Sumargo membawa korban dan keluarganya dari rumah sakit di Mataram menuju bandara tanpa izin kepolisian dan sepengetahuan pendamping korban.
Menurutnya, para korban masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. "Sudah diingatkan tetapi tetap memaksa.
Memang tidak ada miskomunikasi dan tidak pernah ada permintaan izin, khususnya kepada pendamping," imbuhnya.
Polisi menghentikan keberangkatan demi melindungi hak-hak korban dan memastikan proses penyidikan berjalan. Para korban dijadwalkan mengikuti pemeriksaan tambahan pada hari keberangkatan.
Penjelasan Ibu Korban
Nuraini, ibu Ahmad Deven, menceritakan bahwa seorang kreator konten datang ke rumah sakit dan mengajak mereka ke podcast Denny Sumargo.
Kreator konten itu menghubungi kuasa hukum korban, Joko Jumadi, yang menyarankan izin ke Kapolda NTB. Kreator itu kemudian mengaku mendapat izin dari perawat.
Saat tiba di bandara, Nuraini mengetahui tidak ada izin dari Polda NTB. "Sampai bandara, kita dapat cerita bahwa tidak ada izin dari Ibu Kapolda dan Pak Kapolda," katanya.
>>> Asteroid Apophis Melintas Dekat Bumi April 2029, Bisa Dilihat 7,6 Miliar Orang
Joko Jumadi membenarkan pembatalan tersebut dan menegaskan tindakan polisi bukan pelarangan sepihak, melainkan demi keselamatan anak.
Update Terbaru
Kabar Duka: Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Persebaya Ucapkan Belasungkawa untuk Andie Peci yang Meninggal Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Korut Murka Jepang-Korsel Perkuat Kerja Sama Militer, Sebut Mau Cari Mati
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:43 WIB
BTS Gelar Acara 'The City' di New York Sambut Tur Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:43 WIB
VW Group Bakal Hapus Setengah Model Mobilnya pada 2030, Merek Besar Terancam
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Rachmat Gobel Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Lahan 25 Ribu Hektare
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Booth Transjakarta di PRJ 2026 Permudah Akses Informasi Warga
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Tri Tito: Perlindungan Anak di Era Digital Butuh Peran Semua Pihak
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
16 Anime Paling Berpengaruh di Tahun 2020-an, dari Frieren hingga Cyberpunk
Jumat / 10-07-2026, 16:40 WIB
17 Anime Terbaik untuk Ditonton di Crunchyroll pada Juli 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:39 WIB
Instruktur Pilot Lompat dari Pesawat, Siswi Mendarat Darurat Sendiri
Jumat / 10-07-2026, 16:39 WIB
Parlemen Korea Panggil Son Heung Min Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:35 WIB







