Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian menyatakan perlindungan anak di era digital tidak bisa hanya mengandalkan orang tua.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, penyedia platform digital, hingga masyarakat.

>>> 16 Anime Paling Berpengaruh di Tahun 2020-an, dari Frieren hingga Cyberpunk

Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri Workshop Kreasi Kriya Keluarga Tunas bertema "Merajut Kehangatan di Era Digital" di Makassar, Kamis (9/7/2026).

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-46 Dekranas, menurut keterangan tertulis Kemendagri.

Peran Berbagai Pihak

Tri menjelaskan, orang tua berperan sebagai pendamping utama, sekolah melalui pendidikan literasi digital, pemerintah sebagai pembuat regulasi, dan platform digital menyediakan fitur keamanan anak.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa manfaat bagi anak, seperti mendukung belajar, mengembangkan kreativitas, dan mempermudah akses informasi.

Namun, risiko seperti konten tidak sesuai usia, cyberbullying, pelecehan siber, penipuan daring, dan penyalahgunaan data pribadi juga mengintai.

>>> 17 Anime Terbaik untuk Ditonton di Crunchyroll pada Juli 2026

Karena itu, perlindungan anak di ruang digital harus dilakukan bersama melalui penguatan peran setiap pemangku kepentingan.

Tri juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas interaksi dalam keluarga di tengah penggunaan gawai yang intensif.

"Artinya harusnya kita mendekatkan diri, yang dekat jangan dijauhkan, dan yang jauh memang harus didekatkan, tapi bukan berarti yang dekat kita jauhkan," ujarnya.

Pendampingan orang tua tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat.

Ia mendorong orang tua menerapkan pendampingan, edukasi literasi digital, fitur kontrol orang tua, batasan waktu gawai, serta etika dan keamanan digital.

>>> Instruktur Pilot Lompat dari Pesawat, Siswi Mendarat Darurat Sendiri

Tri mengapresiasi semua pihak yang bekerja sama dalam kegiatan ini dan masyarakat yang ingin menggunakan teknologi informasi secara bijaksana dan bertanggung jawab.