Korut Murka Jepang-Korsel Perkuat Kerja Sama Militer, Sebut Mau Cari Mati
Korea Utara meluapkan kemarahan setelah Jepang dan Korea Selatan memperluas kerja sama militer di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.
Kepala Bagian di Institut Studi Negara Musuh Korea Utara, Kang Chol Su, menyebut tindakan kedua negara itu sama saja dengan menghancurkan diri sendiri.
>>> Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
"[Kerja sama Seoul-Tokyo] sebagai tindakan mau cari mati," kata Kang dalam laporan Korean Central News Agency (KCNA) yang dikutip Yonhap, Kamis (9/7).
Kang menegaskan kerja sama itu tidak akan melemahkan Korea Utara.
"Tak akan pernah ada perubahan dalam struktur mekanis absolut dari sikap tak gentar yang dibangun di Semenanjung Korea oleh negara pemilik senjata nuklir terkuat," ujarnya.
Kerja Sama Logistik dan Nuklir
Kang menyoroti pembicaraan tingkat menteri pertahanan Korsel-Jepang baru-baru ini dan pengisian bahan bakar jet Korsel di Jepang awal tahun ini.
Dia memperingatkan bahwa perkembangan semacam itu tidak bisa dibiarkan.
>>> Rachmat Gobel Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Kang menjabarkan penguatan hubungan keamanan kedua negara itu menjadi "perjanjian dukungan logistik" yang memungkinkan mereka saling memasok amunisi, termasuk bahan bakar, dalam keadaan darurat.
"Kerja sama keamanan Jepang justru merupakan kerja sama konfrontasi yang menargetkan DPRK [Korea Utara]," kata dia.
Upaya itu juga bisa menjadi sistem kerja sama segitiga antara Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.
Kondisi ini semakin jelas setelah mereka membicarakan rudal jarak jauh dan berusaha memiliki kapal selam bertenaga nuklir.
>>> Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Lahan 25 Ribu Hektare
Menurut Kang, kerja sama keamanan semacam itu hanya membenarkan ambisi nuklir Korea Utara untuk mempertahankan perdamaian dan keamanan.
Update Terbaru
Pria Idaho Selamat dari Gigitan Ular Berbisa setelah Menerima 54 Dosis Antivenom
Jumat / 10-07-2026, 17:59 WIB
Mobil Tabrak Kantor Pos di San Antonio, Layanan Dialihkan
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Huey Lewis: Kehilangan Pendengaran Total Akibat Penyakit Ménière
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Gugatan Class Action: Costco Didakwa Jual Protein Powder Mengandung Logam Berat
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Ann Widdecombe, Mantan Menteri Konservatif, Meninggal di Usia 78
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Muchova dan Noskova Bersaing di Final Wimbledon All-Czech
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
IHSG Naik Tipis ke 5.924 Akhiri Pekan Ini
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Kejati DIY Data Seluruh SPPG di Yogyakarta atas Permintaan Pidsus Kejagung
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
US Navy Hentikan Pengecualian Cukur Permanen, Personel dengan Kondisi Kulit Kronis Diancam Dipisahkan
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Studi Ungkap Terapi Obesitas Pangkas Berat Badan Hampir 28 Persen
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Ilmuwan Ciptakan Kecoa Cyborg yang Bisa Menyelam Selama 3 Jam
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
IU dan Lee Jong Suk Dikonfirmasi Putus, Ini Perjalanan Cinta Mereka
Jumat / 10-07-2026, 17:50 WIB
Pendiri id Software Sesali Dukungannya pada Microsoft Setelah PHK Massal
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB
Revosim Gear Shifter dan Handbrake: Awal yang Baik untuk Ekosistem Sim Racing, Tapi Harga Mulai Membengkak
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB







