Akademisi Universitas Airlangga (Unair) terus memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat berbasis bukti.

Kali ini, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair bersama tim dari Kyoto University melakukan kunjungan akademik ke Toyotsu Daiichi Elementary School di Prefektur Osaka, Jepang.

>>> Bandara Husein Sastranegara Ditargetkan Beroperasi Kembali 17 Agustus 2026

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari implementasi School Lunch Program atau Kyushoku. Program ini telah lama menjadi model gizi sekolah di Jepang.

Hasil pembelajaran akan menjadi dasar pengembangan penelitian dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi pemerintah Indonesia.

Dosen FKM Unair, Prof Dr Thinni Nurul Rochmah, menjelaskan bahwa sistem makan siang sekolah di Jepang tidak hanya fokus pada gizi, tetapi juga didukung tata kelola dan pembiayaan berkelanjutan.

"Kami ingin memahami langsung sistem makan siang sekolah di Jepang, mulai dari manajemen, pembiayaan, hingga edukasi yang menyertainya.

Pengalaman ini penting untuk mendukung kebijakan yang sesuai konteks Indonesia," ujarnya, dikutip Jumat (10/7/2026).

Pengelolaan Dapur dan Pembiayaan

Selama kunjungan, tim mengamati proses pengelolaan dapur sekolah yang menerapkan standar higienitas tinggi. Pengolahan makanan menggunakan fasilitas modern dengan pengawasan tenaga profesional gizi.

Perhatian utama tertuju pada skema pembiayaan program. Dalam sistem Kyushoku, pemerintah daerah dan pusat menyediakan infrastruktur, fasilitas dapur, serta tenaga pendukung.

Orang tua hanya berkontribusi pada biaya bahan baku makanan.

>>> BRI Kartu Kredit Diskon 50% Tiket Kereta dan Whoosh via Traveloka

Menurut Thinni, model pembiayaan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak. "Keberhasilan program tidak hanya ditentukan kualitas makanan, tetapi juga sistem pendanaan yang jelas dan terintegrasi.

Ini menarik untuk dikaji dalam konteks Indonesia," jelasnya.

Kyushoku juga menjadi bagian dari pendidikan karakter atau shokuiku. Siswa dilibatkan aktif dalam distribusi makanan, mulai menyajikan hingga membersihkan area makan.