Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD melontarkan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Mahfud menilai Menkeu bersikap arogan saat menjawab pertanyaan podcaster Denny Sumargo (Densu) mengenai penggunaan uang pajak.

>>> Ruben Onsu Tertekan Hadapi Konflik dengan Sarwendah, Kondisi Kesehatan Drop

Kritik tersebut disampaikan Mahfud menanggapi potongan wawancara di kanal YouTube Denny Sumargo yang membahas dugaan penyelewengan dana kompensasi desa (Kopdes).

"Agaknya kurang tepat, ketika ditanya tentang penggunaan uang pajak untuk Kopdes oleh Densu, Menkeu Purbaya menjawab dengan songong: 'Apa Anda bos saya?'

Densu itu mewakili pembayar pajak," ujar Mahfud MD.

Sebelum kritik mencuat, Denny Sumargo sempat mempertanyakan efektivitas pengawasan anggaran dan keresahan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam proyek Kopdes.

Menanggapi hal itu, Purbaya secara terbuka mengakui bahwa penyelewengan anggaran memang terjadi dan tidak mungkin dihilangkan sepenuhnya.

"Penyelewengan pasti ada. Kita bukan hidup di surga lagi.

Tidak semua yang ada di sini orang baik. Memang itu ada faktanya, yang penting itu dikendalikan dan dihukum.

Saya enggak tutup mata terhadap adanya penyelewengan," kata Purbaya dalam podcast tersebut.

Ia kemudian mengibaratkan kondisi tersebut dengan keberadaan kitab suci yang diturunkan karena manusia kerap melakukan penyimpangan. Menurutnya, yang terpenting adalah memperkuat pengawasan dan penegakan hukum.

>>> Orang Terkaya Prancis Bernard Arnault Kalah di Pengadilan, Harus Bayar Pajak Rp462 Miliar

Klaim Terapkan 'Main Kasar' di Internal Kemenkeu

Purbaya juga mengungkapkan pengalamannya mengawasi jajaran di lingkungan Kementerian Keuangan, terutama Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Menurutnya, masih ada oknum yang tetap melakukan pelanggaran meski sudah dipantau.