"Saya sudah kasih tahu, 'Lu jangan main-main lagi ya, lu dimonitor.' Tetap aja main.

Lu punya istri baru, lu dimonitor juga, main aja tetap. Akhirnya ditangkap.

Pas ditangkap, wah, berlagak jadi orang baik," ujar Purbaya.

Karena itu, ia mengaku memilih menerapkan pendekatan yang lebih tegas terhadap pegawai yang dicurigai melakukan pelanggaran.

"Jadi tempat saya sekarang, saya main kasar aja. Kalau Anda saya curigain, gua kotakin aja, gua enggak periksa-periksa lagi," pungkasnya.

Meski mengklaim telah memperketat pengawasan di internal Kementerian Keuangan, pernyataan Purbaya yang mempertanyakan posisi Denny Sumargo saat mengkritisi penggunaan uang pajak justru memicu sorotan publik.

>>> Pemerintah Klaim Ekonomi Indonesia Kuat, Krisis 1998 Tak Terulang

Mahfud MD menilai pertanyaan tersebut tidak tepat karena Denny Sumargo mewakili kepentingan masyarakat sebagai pembayar pajak yang berhak meminta penjelasan atas penggunaan anggaran negara.