Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ+, Sebut Tak Sesuai Nilai Moral
Pemerintah Turki melarang kapal pesiar yang membawa komunitas LGBTQ+ asal Amerika Serikat berlabuh di dua pelabuhan negaranya. Keputusan itu diambil dengan alasan menjaga standar moral dan nilai-nilai keluarga.
Kapal pesiar Scarlet Lady yang dioperasikan Virgin Voyages sedianya berangkat dari Yunani pada 5 Juli dalam pelayaran Athens to Venice yang diselenggarakan Atlantis Events.
>>> Sony Luncurkan BRAVIA BZ-P Series, Layar Profesional 4K HDR di India
Kapal tersebut dijadwalkan singgah di kota pelabuhan Kuşadası pada 7 Juli sebelum melanjutkan perjalanan ke Istanbul.
Namun, otoritas setempat membatalkan izin sandar dengan alasan kapal tersebut disewa oleh kelompok yang dinilai tidak sesuai dengan tatanan masyarakat dan nilai moral di Turki.
CEO Atlantis Events, Rich Campbell menyebut keputusan tersebut mengejutkan.
"Alasannya karena ini adalah kelompok gay.
Sangat mengkhawatirkan ketika sebuah negara memutuskan bisa memilih wisatawan mana yang boleh masuk dan mana yang tidak," ujarnya dikutip dari CNN International, Senin (6/7/2026).
Campbell mengatakan, selama 36 tahun perusahaannya beroperasi, baru kali ini mereka secara langsung diberitahu tidak boleh berlabuh hanya karena identitas para penumpangnya.
Akibat larangan tersebut, Atlantis Events mengubah rute pelayaran.
Kapal tidak lagi singgah di Turki dan akan berlabuh di Kairo, Mesir, serta Pulau Kreta di Yunani. Sekitar 1.900 wisatawan dijadwalkan mengikuti pelayaran selama 10 hari tersebut.
>>> Feng Shui Letak Meja Makan di Rumah yang Tepat agar Rezeki Keluarga Mengalir Deras
Dari jumlah itu, sekitar 1.100 orang berasal dari Amerika Serikat, sementara sisanya berasal dari Inggris, Kanada, Australia, dan sejumlah negara lainnya.
Salah seorang penumpang, jurnalis Randy Slovacek, mengaku pernah mengunjungi Turki melalui pelayaran Atlantis sebelumnya tanpa mengalami kendala.
Update Terbaru
MG Pertahankan Harga Spesial S5 EV di Tengah Ketidakpastian Insentif
Senin / 06-07-2026, 18:01 WIB
Fakta-fakta Agent Kim Reactivated, Drama Korea Rating Tertinggi 2026
Senin / 06-07-2026, 18:01 WIB
Bangladesh Pilih Bowling Lebih Dulu Lawan Zimbabwe di ODI Pertama
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
Polisi Ungkap Motif 'Bang Jago' Jagakarsa: Cuma Ingin Pukul Orang Random
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
Wakapolri Resmikan Lab Sosial Sains dan Kelas Tematik di Akpol
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
5 Langkah Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga agar Makin Optimal
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
Kapal Pinisi Wisata Terbakar di Bulukumba, 6 ABK Selamat
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
TOP 35 Acara TV Dengan Rating Terbaik Hari ini 7 Juli 2026 ada Terikat Janji yang Naik Posisi 2
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
Red Velvet Umumkan Mini Album Velvet Summer, Rilis 3 Agustus dengan Lagu Utama Surfin’ Boy
Senin / 06-07-2026, 17:58 WIB
Solo Leveling: Beyond the System, Film Baru Lanjutkan Kisah Setelah Season 2
Senin / 06-07-2026, 17:58 WIB
Tren Baru: Makin Banyak Wanita Usia 40 Tahun ke Atas Melahirkan di Singapura
Senin / 06-07-2026, 17:58 WIB
Kisah Andria Lawan Kanker Payudara, Jalani PET-CT Scan Usai Terapi
Senin / 06-07-2026, 17:57 WIB
NIKI Bahagia Tampil di Prambanan Jazz: Terasa Seperti Mimpi
Senin / 06-07-2026, 17:56 WIB
KPop Demon Hunters Gelar Acara Sing-Along di Jakarta 11 Juli
Senin / 06-07-2026, 17:56 WIB







