Turki mengalahkan tim nasional putra Amerika Serikat dengan skor 3-2 pada Kamis malam di Stadion SoFi, Inglewood, California.

Gol kemenangan dicetak Kaan Ayhan pada menit kedelapan waktu tambahan di laga pamungkas babak grup Piala Dunia.

>>> Aktor Jiro Sato Dituduh Lakukan Pelecehan ke Ai Hashimoto saat Syuting

Meski menelan kekalahan, Amerika Serikat tetap melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup D. Sebelumnya, AS mengalahkan Paraguay dan Australia, sehingga berhak menghadapi Bosnia-Herzegovina di San Francisco.

Pelatih kepala AS, Mauricio Pochettino, melakukan rotasi besar-besaran pada laga yang tidak terlalu menentukan tersebut.

Ia membuat sembilan perubahan dari susunan pemain sebelumnya untuk mengistirahatkan pemain kunci dan melindungi pemain yang terkena kartu kuning.

Auston Trusty membuka keunggulan bagi Amerika Serikat pada menit ketiga. Namun, Turki membalas melalui gol Arda Güler dan Orkun Kökçü di babak pertama.

Sebastian Berhalter menyamakan kedudukan untuk AS pada menit ke-49.

Pertandingan ini juga menandai kembalinya gelandang Amerika Serikat, Christian Pulisic.

Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-58 setelah pulih dari cedera betis yang diderita di laga pembuka turnamen.

Pochettino mengungkapkan pandangannya mengenai performa tim dan reaksi pascapertandingan. Ia ditanya mengenai momentum tim menjelang babak gugur.

"Saya pikir semuanya positif, dan saya sangat positif, dan saya senang," kata Pochettino.

"Mungkin saya tidak menunjukkannya karena pertanyaan Anda agak aneh, tapi saya sangat senang, dan para pemain senang karena kami tampil, bertanding, dan menjadi juara grup."

>>> New York Times Ulas Aturan Offside Piala Dunia yang Makin Kompleks

Pochettino mencatat bahwa rotasi pemain yang ekstensif memungkinkan lebih banyak anggota skuad mendapatkan kebugaran pertandingan sebelum babak gugur dimulai.