Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Peterongan, Polisi Selidiki Kronologi Pertemuan dengan Seorang Perempuan
Seorang pria bernama Sholihin (50), warga Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Dusun Wonokerto, Kecamatan Peterongan, Kamis (2/7/2026). Polisi masih menelusuri rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban mengembuskan napas terakhir.
Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui sempat bertemu seorang perempuan berinisial MA (31), warga Kecamatan Jogoroto, di kamar kos bernomor A-1 Kost Sinar Naga.
Korban Sempat Berbincang Sebelum Mendadak Kejang
Kapolsek Peterongan AKP Hidayaturrachman menjelaskan, korban lebih dahulu berada di dalam kamar. Sekitar pukul 07.05 WIB, MA datang setelah dihubungi korban.
Keduanya berbincang selama kurang lebih lima menit. Setelah itu, korban meminum air mineral dari botol berukuran 1.600 mililiter.
Tidak lama kemudian kondisi korban berubah. Ia mendadak mengalami kejang hingga membuat MA panik.
Perempuan tersebut segera keluar kamar untuk meminta bantuan kepada penjaga kos. Bersama Ketua RT setempat, Titik Mayasari (41), mereka kemudian mendatangi lokasi sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
>>> VinFast MPV 7 Sudah Terpesan 1.200 Unit, Harga Spesial Masih Tersedia
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, korban meninggal akibat serangan jantung. Polisi juga mencatat korban memiliki riwayat penyakit gondok atau infeksi pada tenggorokan.
Selain telepon seluler, pakaian, topi, dan botol air mineral, penyidik turut mengamankan tiga kondom yang ditemukan di dalam kamar kos sebagai barang bukti.
Meski demikian, kepolisian menegaskan temuan tersebut belum dikaitkan dengan penyebab kematian korban. Hingga saat ini penyelidikan belum menemukan indikasi adanya tindak pidana.
Keluarga Tolak Autopsi
Pihak keluarga menerima peristiwa itu sebagai musibah dan menyatakan keberatan apabila dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang telah ditandatangani keluarga.
Walaupun proses autopsi tidak dilakukan, polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut untuk memastikan seluruh kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Update Terbaru
T.O.P Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Kunjungan Pertama Setelah 14 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 16:43 WIB
Trailer Ketiga Game Patlabor the Case Files Tampilkan Tiga Mode Utama
Kamis / 02-07-2026, 16:42 WIB
Minnesota Twins Kalahkan Houston Astros 5-4 di Daikin Park
Kamis / 02-07-2026, 16:42 WIB
Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Mundur
Kamis / 02-07-2026, 16:42 WIB
Pengantin Muda Ingin Punya Rumah di Jakarta? Gubernur Pramono Siapkan Rusun
Kamis / 02-07-2026, 16:42 WIB
CATCHPLAY+ Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Hadirkan Konten Vertikal hingga Hiburan Dalam Mobil
Kamis / 02-07-2026, 16:42 WIB
Zulhas Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung, Bukan untuk Supermarket
Kamis / 02-07-2026, 16:40 WIB
Huawei Band 11 Series Resmi Hadir di India dengan Layar AMOLED
Kamis / 02-07-2026, 16:40 WIB
Sinopsis Jiu Jitsu di Bioskop Trans TV: Nicolas Cage Lawan Alien
Kamis / 02-07-2026, 16:40 WIB
Puri Prince Umumkan Anime Pendek Dennō Isu Tantei Charlotte ~Dead Man's Hand~
Kamis / 02-07-2026, 16:36 WIB
Marlins Catat 20 Kemenangan di Juni, Kalahkan Rockies 14-3
Kamis / 02-07-2026, 16:36 WIB
Duel Pitcher: Zack Wheeler Hadapi Paul Skenes di Philadelphia
Kamis / 02-07-2026, 16:36 WIB
Jajak Pendapat: Jon Ossoff Unggul 13 Poin atas Mike Collins di Georgia
Kamis / 02-07-2026, 16:36 WIB
Marcus Smart Resmi Bergabung ke Houston Rockets dengan Kontrak Dua Tahun
Kamis / 02-07-2026, 16:35 WIB






